Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TEST DRIVE GR SUPRA: Mobil Sport yang Menyenangkan untuk Dikendarai

Dibantu oleh pembalap profesional Haridarma Manopo, Bisnis berhasil merasakan kemampuan terbaik mobil ini. Pada trek lurus, kecepatannya berhasil dipacu hingga sekitar 230 km/jam, sedangkan pada tikungan kecepatan tertingginya mencapai sekitar 170 km/jam.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 21 November 2019  |  03:59 WIB
Toyota GR Supra  - Bisnis.com/Ilman
Toyota GR Supra - Bisnis.com/Ilman

Bisnis.com, JAKARTA – Toyota GR Supra generasi terbaru bakal memberikan kenyamanan sekaligus performa prima untuk pencinta mobil sport di Indonesia.

Dengan mesin 6 Cylinders, Inline Type, 24-Valve DOHC, Chain Drive with Variable Valve Timing (IN/EX), Twin-scroll Turbocharger berkapasitas 3.000 cc, mobil ini mampu menyemburkan tenaga hingga 335 daya kuda (DK).

Namun demikian, dibandingkan generasi GR Supra sebelumnya sebelumya ternyata tambahan tenaganya hanya sekitar 15 DK. Strategi itu rupaya dilakukan sesuai dengan tujuan utama mobil ini diluncurkan oleh Toyota. Alih-alih menjadi mobil sport paling cepat, pabrikan Jepang ini menawarakan mobil ini sebagai mobil sport yang paling menyenangkan untuk dikendarai atau fun to drive.

Kecepatan bukan keutamaan mobil ini juga terlihat dari keputusan Toyota memundurkan posisi mesin sekitar 50 mm. Hal itu rupaya berdampak signifikan untuk menambah kenyamanan berkendara.

Kenyamanan dan kemudahan berkendara pada mobil ini juga ditunjang dengan wheelbase yang lebih pendek. Mobil ini menjadi lebih lincah saat melewati tikungan, bahkan dalam kecepatan tinggi sekalipun.

Semua hal itu terejawentahkan dengan baik saat diuji di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor pada Rabu (20/11/2019). Mobil ini meliuk dengan lincah di setiap tikungan sirkuit, melaju dengan kencang dalam setiap tancapan gasnya.

Dibantu oleh pembalap profesional Haridarma Manopo, Bisnis berhasil merasakan kemampuan terbaik mobil ini. Pada trek lurus, kecepatannya berhasil dipacu hingga sekitar 230 km/jam, sedangkan pada tikungan kecepatan tertingginya mencapai sekitar 170 km/jam.

GR Supra yang seharaga hampir Rp2 miliar memiliki pengaturan mode normal dan sport untuk menunjang kebutuhan pengendara. Perbedaan antara kedua mode ini begitu terasa saat dipacu di atas aspal, khususnya dari sisi suspensi dan bertenaga.

“Saat pakai mode sport, mobil ini langsung terasa berbeda. Suspensinya jadi lebih keras sesuai untuk kebutuhan balap, tenaganya seolah jadi lebih optimum,” katanya saat mengendarai mobil ini bersama Bisnis, Rabu (20/11/2019).

Tak berlebihan, Haridarma menyampaikan apa yang benar-benar dirasakan dari sisi penumpang pada mobil dua kursi ini.

Sistem keselamatan pada mobil ini juga cukup banyak membantu kenyamanan berkendara mobil ini. Fitur kontrol traksi membuat pebalap amatir sekalipun dapat memacu GR Supra dengan kencang ini tanpa perlu tergelincir di tikungan.

“Kalau untuk pemula saya tidak sarankan matikan fitur ini. Tapi kalau yang pembalap boleh saja untuk merasakan pengalaman berkendara yang lebih mantap dan menantang,” ujarnya.

Selepas melalui sirkuit sepanjang 3,96 km ini sebayak dua putaran maka berakhirlah pengalaman mencoba mobil sport legendaris Toyota tersebut. Namun, masih ada dua mobil lain yang menunggu untuk dijajal, yakni FT 86 dan C-HR.

FT 86 yang merupakan pendahulu GR Supra di Indonesia menawarkan pengalaman yang tak kalah mengesankan sebagai mobil balap. Namun, mesin Boxer 4 Cylinder DOHC berkapasitas 2.000 cc yang lebih rendah dibandingkan GR Supra tentunya memiliki sejumlah keterbatasan.

Secara umum sebagai sesama mobil sport, FT 86 jelas tak lebih baik dari GR Supra. Namun, tak berarti mobil ini tidak punya kelebihan atau daya pikat sama sekali. Harganya yang hanya sekitar sepertiga dari GR Supra tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Sementara itu, C-HR memberikan kesan yang sepenuhnya berbeda saat dijajal di sirkuit. Sebagai mobil utilitas sportif atau sporti utility vehicle (SUV) mobil ini jauh lebih nyaman dibandingkan dua sedan yang dijajal meski kecepatan tertingginya lebih rendah.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan FT 86, kecepatan maksimum C-HR tak terpaut terlalu jauh. Jika FT 86 mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 165 km/jam, C-HR dapat dipacu hingga mencapai sekitar 140 km/jam.

Ketiga mobil ini memiliki keunggulannya masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Toyota menyatakan ketiga model ini cukup penting untuk menegaskan mereka tidak hanya spesialis mobil keluarga.

“Memang selama ini kami dikenal sebagai mobil keluarga di Indonesia, tetapi kami ingin menegaskan kami juga memiliki produk-produk sport. Hal ini juga inisiatif prinsipal kami secara global yang memperkenalkan GR Supra ke Indonesia,” kata Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top