Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Grab Jadi Katalisator Pengembangan Kendaraan Listrik

Grab Indonesia menegaskan siap untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menyediakan stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Grab Indonesia akan menjadi salah satu katalisator untuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  14:23 WIB
Grab - Reuters/Edgar Su
Grab - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA -- Grab Indonesia menegaskan siap untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menyediakan stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Grab Indonesia akan menjadi salah satu katalisator untuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan Softbank selaku salah satu investor Grab telah menyatakan akan berinvestasi US$2 miliar di Grab Indonesia untuk mengembangkan ekosistem electric vehicle (EV), mapping dan health technology.

Kami akan mengembangkan ekosistem, electric vehicle ini bukan suatu yang sudah estabilish, butuh katalisator untuk masuk ke sana. Kenapa pemerintah, kami mendukung karena ini untuk Indonesia lebih baik, clean energy dan untuk aspek bujet pemerintah,” ujarnya ketika berkunjung ke redaksi harian Bisnis Indonesia, awal pekan ini.

Seperti dikatahui, baru-baru ini beberapa pemain otomotif dan transportasi menandatangani nota kesepahaman dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk mengembangkan kendaraan listrik. Selain Grab, beberapa merek yang telah menjalin kerja sama antara lain BMW, Mitsubishi Motors, Nissan, DFSK, Prestige, MAB, Gojek dan lainnya.

Ridzki menyebutkan Grab Indonesia bisa menjadi katalisator untuk mendorong penggunaan EV untuk transportasi publik. Dengan skala pengguna Grab yang besar, Grab bisa mengembangkan kendaraan listrik secara lebih besar sehingga mencukupi secara skala ekonomi.

Selanjutnya, dengan skala ekonomi dan ekosistem EV yang berkembang, katanya, akan membantu beberapa investor Grab dari sisi manufaktur. Grab tidak akan masuk ke sisi manufaktur karena beberapa mitra Grab menggeluti bisnis tersebut.

Kami akan bantu melalui ekosistem kami, investor group kami di sini untuk mendukung misalnya untuk manufacturing di Indonesia. Bukan Grab yang langsung di sana, tapi partner kami dengan adanya kalatis itu,” paparnya.

Adapun merek otomotif yang menjadi satu investor Grab ialah Toyota dan Hyundai. Pengembangan kendaraan listrik melalui Grab telah menjalani uji coba di Singapura dengan menggunakan beberapa model dari Toyota dan Hyundai.

Uji coba itu telah dilakukan sejak 2015/2016 dan siap dikembangkan secara masif di Indonesia. Di Tanah Air, pengembangan kendaraan listrik masih terkendala aturan detail terkait insentif harga EV dan pembangunan infrastruktur SPLU.

Setelah bertemu Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, Hyundai Motors Group menyatakan Hyundai siap memasok kendaraan listrik untuk Grab di Indonesia sebagai bagian dari perluasan pilot project yang telah dilakukan di Asean.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

grab indonesia
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top