Toyota : Penjualan Mobil Matic Tumbuh, Tapi Belum Dominan

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa tren penjualan mobil bertransmisi otomatis terus tumbuh, tetapi secara kontribusi penjualannya masih kalah dibandingkan dengan mobil kopling.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  09:36 WIB
Toyota : Penjualan Mobil Matic Tumbuh, Tapi Belum Dominan
Toyota GR Supra. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto menyatakan bahwa tren penjualan mobil bertransmisi otomatis terus tumbuh, tetapi secara kontribusi penjualannya masih kalah dibandingkan dengan mobil kopling.

Dia mengatakan bahwa saat ini komposisi penjualan kendaraan bertransmisi otomatis dari Toyota mencapai sekitar 30% dari total penjualan. Meski belum mengalahkan jumlah penjualan mobil manual, penjualannya menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Soerjo menjelaskan salah satu faktor pendorong peningkatannya adalah kecenderungan masyarakat yang mulai terbiasa jenis transmisi itu. Dia juga menyebutkan bahwa konsumen kini lebih memahami kemudahaan penggunaan mobil matic dibandingkan dengan manual.

“Kalau melihat perkembangannya dari tahun ke tahun, tren penggunaan transmisi otomatis cenderung naik walaupun memang transmisi manual masih menjadi pilihan mayoritas untuk masyarakat Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Senin (7/10/2019).

Dia mengatakan, secara umum karakteristik masyarakat saat ini masih mementingkan faktor harga dalam membeli kendaraan. Hal ini membuat penjualan mobil manual lebih laris manis karena dipasarkan dengan harga lebih rendah.

Menurutnya tren penjualan mobil ke depan akan bergantung pada kebutuhan masing-masing konsumen. Hal ini, membuat penjualan mobil manual atau matic masih akan terus tumbuh sesuai dengan karakteristik pengguna.

“Jadi kembali lagi ke kebutuhan masing-masing pengguna. Yang suka dengan transmisi manual, tentu akan tetap suka berkendara dengan mobil transmisi manual. Pun begitu sebaliknya, yang senang dengan karakter transmisi matic tentu akan lebih senang berkendara dengan mobil matic,” katanya.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan kendaraan penumpang Toyota pada Januari—Agustus 2019 mencapai 206.887 unit. Komposisi mobil matic mencapai 45,90% dari total penjualan atau sebanyak 94.956 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toyota

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top