Integrasikan Layanan Dealer, Mitsubishi Optimalkan Aplikasi Smartphone

PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan meningkatkan implementasi Dealer Management System (DMS) untuk mengoptimalkan layanan purnajual di Indonesia.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 25 September 2019  |  15:44 WIB
Integrasikan Layanan Dealer, Mitsubishi Optimalkan Aplikasi Smartphone
Pameran mobil Mitsubishi. - MMKSI

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan meningkatkan implementasi Dealer Management System (DMS) untuk mengoptimalkan layanan purnajual di Indonesia.

Head of After Sales Marketing & Development Departement MMKSI Ronald Reagan mengatakan hal ini dilakukan untuk menstandardisasi layanan dan pengelolaan dealer. Selama ini dealer masih melakukan pengembangan layanan secara individual, termasuk dalam pengembangan aplikasi ponsel.

“Ada beberapa mobile apps itu dari dealer sendiri. Akan kami standarkan nantinya, sedang on going bareng dengan DMS. Karena menerapkan DMS itu sulit, mengubah sistem yang sekarang jalan dengan sitem baru itu kan butuh perubahan besar,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Dia mengatakan, secara keseluruhan pengembangan DMS tersebut menghabiskan investasi senilai lebih dari Rp150 miliar. Investasi ini juga sudah termasuk kebutuhan pengembangan layanan aplikasi ponsel dari MMKSI, yakni My Mitsubishi Motors ID.

Ronald mengatakan bahwa pengembangan aplikasi dan DMS ini dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan data konsumen Mitsubishi di Indonesia. Pemanfaatan data itu, katanya, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih personal kepada konsumen.

“Data konsumen itu dikelola oleh dealer dan kami, itu yang masih rahasia. Namun, seperti apa pengelolaannya tidak boleh saya bicarakan, karena objective kami adalah bisa membuat personal license ke konsumen,” katanya.

Peningkatan layanan purnajual juga dilakukan dengan menggandeng Gojek Indonesia atau PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. MMKSI mendaftarkan jaringan dealer mereka untuk bisa diakses konsumen yang menggunakan fitur GoAuto pada aplikasi Gojek. Untuk fase pertama, Mitsubishi mendaftarkan dealer yang ada di daerah Jakarta Selatan.

“Nanti Desember baru untuk Jabodetabek, tahun depan mulai April semua dealer yang ada di Indonesia. Fungsinya adalah menambah lebih banyak opsi komunikasi channel ke dealer, in case konsumen ada apa-apa dia mudah kontak ke dealer kami,” katanya.

Agen pemegang merek (APM) Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Indonesia ini juga akan menambah 10 dealer resmi pada tahun fiskal 2019. Perseroan menargetkan pada tahun depan jumlah dealer resmi Mitsubishi untuk kendaraan penumpang menjadi 143 dealer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mitsubishi Motors

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top