Uji Coba B30, DFSK Kirim Super Cab

mendukung upaya pemerintah untuk uji coba bahan bakar bauran biodiesel 30% (B30) dengan mengirimkan 2 unit DFSK Super Cab pada uji jalan B30. DFSK berharap uji coba bisa memberikan informasi pengembangan produk yang sesuai dengan bahan bakar di Tanah Air.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  13:55 WIB
Uji Coba B30, DFSK Kirim Super Cab
DFSK Super Cab Ambulance. - DFSK

Bisnis.com, JAKARTA—DFSK mendukung upaya pemerintah untuk uji coba bahan bakar bauran biodiesel 30% (B30) dengan mengirimkan 2 unit DFSK Super Cab pada uji jalan B30. DFSK berharap uji coba bisa memberikan informasi pengembangan produk yang sesuai dengan bahan bakar di Tanah Air.

Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre Franz Wang mengatakan, penggunaan B30 merupakan bagian dari niat pemerintah menghadirkan bahan bakar berkualitas bagi masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan kendaraan berkualitas dengan harga terjangkau.

“Sehingga DFSK sebagai salah satu perusahaan yang ada di Indonesia sangat mendukung dan ikut berperan aktif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah untuk menuju ke arah lebih baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (16/6/2019).

Adapun, 2 unit DFSK Super Cab yang ikut uji coba B30 ialah varian 1.3 T Diesel yang memiliki kapasitas tangki bahan bakar minyak (BBM) 55 liter. Pikap rakitan Cikande, Serang, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc dengan tenaga 75 daya kuda dan torsi 190 Nm.

Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 akan mengajak DFSK Super Cab untuk menempuh jarak 50.000 km, dengan rute Lembang-Cileunyi-Nagreg-Kuningan-Tol Babakan-Slawi-Guci-Tegal-Tol Cipali-Subang- Lembang sejauh 560 kilometer per hari.

Nantinya DFSK Super Cab akan melewati berbagai jenis kontur jalan, dan melihat sejauh mana efek penggunaan Solar B30 terhadap mesin yang sudah terbukti andal. Keikutsertaan DFSK Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 juga menjadi ajang yang tepat untuk melakukan riset efek terhadap Solar B30 ke mesin DFSK Super Cab.

Franz menuturkan, DFSK mengembangkan DFSK Super Cab sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yakni sebuah pikap yang tangguh, handal, kuat, tetapi juga irit bahan bakar. Keikutsertaan DFSK Super Cab diklaim menjadi bukti kehandalan kendaraan DFSK.

“Kami berharap hasil uji coba ini juga bisa menjadi acuan DFSK untuk menghadirkan kendaraan yang lebih baik, lebih sesuai dengan masyarakat Indonesia, tetapi tetap dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Untuk pikap, DFSK memasarkan Super Cab dalam dua varian yakni 1.3 T Diesel seharga Rp150 juta dan 1.5L Gasoline seharga Rp124,999 juta (on the road Jakarta). DFSK juga menawarkan promosi dengan untuk pikap dengan cashback mulai dari Rp19 juta, uang muka dan bunga ringan mulai 0 %, hingga gratis servis selama 2 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mandatori Biodiesel, DFSK Supercab

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup