Regulasi Kendaraan Listrik Mendesak Dituntaskan

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap kondisi pasar otomotif kembali bergairah setelah pemilu.
Aprianus Doni Tolok | 18 April 2019 10:43 WIB
Pengunjung mengamati mobil baru yang dipamerkan di pusat perbelanjaan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap kondisi pasar otomotif kembali bergairah setelah pemilu.

Adapun sejumlah regulasi terkait industri otomotif yang belum kelar, diharapkan segera dituntaskan oleh pemerintah terpilih nanti.

"Pertumbuhan ekonomi yang makin tinggi, suku bunga jangan naik, likuiditas perbankan lancar, nilai tukar rupiah juga membaik, dan hal-hal lain yang menunjang peningkatan penjualan kendaraan," ujar Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto kepada Bisnis, Selasa (16/4/2019).

Menurutnya, Gaikindo juga menantikan finalisasi regulasi kendaraan listrik. Pasalnya, regulasi tersebut menjadi pintu gerbang bagi para produsen kendaraan untuk mengambil langkah strategis terkait dengan kendaraan listrik.

"Tentu kami berharap regulasi kendaraan listrik cepat diselesaikan. Jadi, kami dari APM [agen pemegang merek] dapat mengambil langkah ke depannya," imbuhnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga diharapkan tetap dilakukan sehingga penjualan di segmen kendaraan komersial juga bertambah pesat. Salah satu pengembangan infrastruktur yang sudah dapat dirasakan adalah keberadaan jalan tol Trans Jawa.

Pasca terhubungnya jalan tol ini, produsen kendaraan niaga mendapat angin segar untuk semakin mendongkrak penjualan. Bahkan, Scania yang lebih dominan bermain di segmen bus dan truk berat untuk pertambangan pun meluncurkan dua varian truk jalan raya.

Harijadi Mawardi, General Manager PT United Tractors, mengatakan pihaknya mencoba mengambil kesempatan lewat keberadaan tol Trans Jawa dengan meluncurkan dua varian produk truk jalan tol.

"Keberadaan tol Trans Jawa akan menarik bagi perusahaan logistik atau angkutan jalan untuk menambah armadanya karena jarak tempuh melalui jalan tol ini terpangkas cukup signifikan. Jadi, kami melihat peluang ini dengan meluncurkan truk jalan tol," ujarnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top
Tutup