Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keluar dari Eropa Barat, Infiniti Incar Pasar Amerika dan China

Merek premium Nissan Motor, Infiniti akan keluar dari Eropa Barat awal tahun depan. Pabrikan merestrukturisasi operasi pasal globalnya dan mengalihkan perhatian pada penjualan di pasar mobil terbesar di dunia, Amerika Serikat dan China.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 13 Maret 2019  |  13:20 WIB
Infiniti QX Inspiration.  - NISSAN
Infiniti QX Inspiration. - NISSAN

Bisnis.com, JAKARTA – Merek premium Nissan Motor, Infiniti akan keluar dari Eropa Barat awal tahun depan. Pabrikan merestrukturisasi operasi pasal globalnya dan mengalihkan perhatian pada penjualan di pasar mobil terbesar di dunia, Amerika Serikat dan China.

Berdasarkan laporan reuters, Infiniti berencana untuk menghentikan produksi Sedan Q30 dan sport utility vehicle seri QX30 dan menghentikan produksinya pada pertengahan 2019 di pabrik Nissan di Sunderland, Inggris. Kedua model tersebut dijual secara global namun hanya diproduksi di negara itu.

Upaya Infiniti ini dilakukan untuk mengalihkan sumber dayanya ke pasar dengan peluang lebih besar yaitu China dan AS. Selain itu, Nissan juga membatalka rencana membangun X-Trail SUV baru di Inggris di tengah ketidakpastian seputar Brexit.

"Eropa Barat tetap menjadi wilayah yang paling menantang dan kompetitif untuk mobil-mobil premium," kata juru bicara Infiniti Trevor Hale dilansir Reuters, Selasa (12/3/2019).

Selain persaingan ketat, merek premium Jepang, yang berkantor pusat di Hong Kong sejak 2012 itu telah berjuang secara efektif memenuhi syarat emisi dan peraturan lainnya di kawasan Eropa. Benua Biru saat ini menerapkan beberapa syarat termasuk terpenuhinya emisi Euro 6.

"Realitas komersial untuk Infiniti di Eropa barat adalah tidak ada visibilitas bisnis yang layak dan berkelanjutan, terutama mengingat tantangan peraturan," katanya.

Infiniti mengatakan, keluar dari Eropa barat akan memungkinkannya untuk fokus pada inisiatifnya untuk membangun proyek mobil listrik yang ditargetkan mulai 2021 serta menghentikan penawaran kendaraan diesel. "Ini semua adalah bagian dari visi Infiniti untuk menjadi merek penantang teratas di segmen premium."

Saat bersiap untuk menarik diri dari Eropa barat, Infiniti kini sedang berupaya mencari peluang alternatif bagi karyawan yang akan terkena dampak di Eropa Barat serta berkonsultasi dengan perwakilan karyawan terkait mengidentifikasi peluang untuk transisi pekerjaan dan dukungan pelatihan jika diperlukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infiniti
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top