Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Target Penjualan Naik, Subaru Pacu Produksi di Luar Jepang

Subaru Corporation memproyeksikan produksi kendaraannya di Jepang diproyeksikan berkurang 2% menjadi 650.000 unit.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 20 Januari 2019  |  02:10 WIB
Subaru Forester 2019.  - Subaru
Subaru Forester 2019. - Subaru

Bisnis.com, TOKYO - Subaru Corporation akan meningkatkan produksi kendaraannya di luar negeri, sementara produksi di Jepang diproyeksikan berkurang 2% menjadi 650.000 unit, untuk menangkap peluang pertumbuhan penjualan secara global.

Sementara produksi di Jepang diproyeksikan berkurang, perusahaan berencana untuk mencapai proyeksi pertumbuhan penjualan dengan mengoptimalkan operasi distribusi kendaraan.

Dalam prospek penjualan yang kuat di Amerika Utara, produksi luar negeri diproyeksikan menjadi 380.000 unit, yang akan menjadi rekor produksi tahunan.

Penjualan AS diproyeksikan menjadi 700.000 unit, yang akan menandai tahun ke-11 berturut-turut dari penjualan AS.

Penjualan global diproyeksikan menjadi 1.080.000 unit, yang akan menandai 8 tahun berturut-turut rekor penjualan global.

  1. Production (Units in Thousands)

 

2018 Result’18 vs ’172019 Plan’19 vs ’18
Japan Production *1660-7%650-2%
Overseas Production *2359-1%380+6%
Global Production1,019-5%1,030+1%

*1: Includes production of Toyota 86 models *2: Excludes CKD production in Asia

  1. Retail Sales (Units in Thousands)

 

2018 Result’18 vs ’172019 Plan’19 vs ’18
Japan Sales *3148-16%150+1%
Passenger Cars *4119-17%120+1%
Overseas Sales914+4%930+2%
U.S.680+5%700+3%
Canada58+6%60+3%
Australia50-5%50+0%
China22-29%25+14%
Other *5104+7%95-9%
Global Sales1,063+0%1,080+2%

*3: Includes OEM vehicles *4: Passenger cars excluding mini vehicles *5: Includes vehicles from CKD production in Asia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Subaru
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top