Penjualan Truk Ringan Isuzu Tumbuh di Atas 20%

PT Isuzu Astra Motor Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan ritel light truck berada di atas 20% sampai dengan November 2018. Pertambangan, logistik, dan transportasi menjadi faktor pendorong.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 16 Desember 2018  |  16:00 WIB
Penjualan Truk Ringan Isuzu Tumbuh di Atas 20%
Seorang anak menjajal Isuzu Traga di arena GIIAS 2018. - Isuzu

Bisnis.com, JAKARTA—PT Isuzu Astra Motor Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan ritel light truck berada di atas 20% sampai dengan November 2018. Pertambangan, logistik, dan transportasi menjadi faktor pendorong.

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily menuturkan, peningkatan penjualan terbesar light truk datang dari penjualan truk 6 ban, yakni lebih dari 34%. Kemudian diikuti oleh truk 4 ban, dan segmen bus.

“Sampai dengan November 2018, penjualan Isuzu di segmen light truck bertumbuh di atas 20%,” kata Ernando kepada Bisnis, Minggu (16/12/2018)

Dia menjelaskan, pertumbuhan penjualan di segmen ini terbantu oleh penjualan di sektor pertambangan, logistik, dan transportasi. Di luar itu, penerimaan konsumen terhadap varian baru NMR 81 HD dinilainya sangat baik.

Menurutnya, kendaraan niaga Isuzu NMR 81 HD merupakan truk ringan dengan teknologi heavy duty common rail pertama di dalam negeri.

Sementara di segmen medium truck, kenaikan penjualan perusahaan sepanjang 2018 terjadi di kategori 4x2, 6x2, 6x4, maupun tractor head.

Penjualan kategori tractor head 4x2 dan kategori 6x2 merupakan pendorong pertumbuhan penjualan pada Januari—November 2018 mengingat masing-masing tercatat tumbuh 57% dan 55% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini seiring dengan penerimaan produk Isuzu Giga yang semakin baik terutama pada konsumen di perkotaan,” katanya.

Dia menambahkan, pertumbuhan penjualan yang terjadi juga dapat terjadi lantaran perusahaan senantiasa mengevaluasi owning dan biaya operasi yang dikeluarkan konsumen sebagai bagian dari investasi kendaraan komersial.

Tidak hanya itu, lanjutnya perusahaan juga selalu memperbaiki kualitas layanan purna jual, terutama terkait dengan perawatan dan suku cadang baik dari sisi harga maupun jangkauan ketersediaan.

Saat ini, perusahaan rutin mengadakan pelatihan untuk konsumen dalam mendukung operasional konsumen. Pelatihan yang dilakukan, meliputi pelatihan mekanik dan pengemudi.

“Dan yang tidak kalah pentingnya Isuzu rutin menggelar kompetisi Isuzu Eco Drive untuk pengemudi Isuzu di tempat konsumen,” katanya.

Perusahaan, dia menambahkan, bahkan menyiapkan mekanik khusus sebagai proses transfer ilmu sehingga mekanik konsumen memiliki pengetahuan teknik yang baik.

Berdasarkan data Gaikindo yang dilihat Bisnis, penjualan ritel merek Isuzu secara keseluruhan mengalami pertumbuhan sebesar 23,8% sepanjang Januari—November 2018. Pada 11 bulan tahun ini, penjualan ritel merek Isuzu mencapai 22.256 unit, sementara pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 17.976 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Isuzu

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top