Renault Pertahankan Carlos Ghosn Sebagai CEO

Renault tetap mempertahankan Carlos Ghosn sebagai Chief Executive Officer (CEO), kendati Ghosn ditangkap di Jepang atas tuduhan menyalahgunakan aset mitra aliansinya, Nissan Motor Co dan dicurigai melanggar aturan keuangan.
Yudi Supriyanto | 22 November 2018 09:00 WIB
Chief Executive Nissan Motor Carlos Ghosn berjabat tangan dengan President Mitsubishi Motors Corp. Osamu Masuko di akhir sebuah konferensi pers mereka di Tokyo. /Reuters

Bisnis.com, TOKYO - Perusahaan otomotif Prancis, Renault, mempertahankan Carlos Ghosn sebagai pucuk pimpinan perusahaan atau Chief Executive Officer (CEO), kendati Ghosn ditangkap di Jepang atas tuduhan menyalahgunakan aset mitra aliansinya, Nissan Motor Co dan dicurigai melanggar aturan keuangan, dilansir AFP, Rabu (21/11/2018).

Kendati demikian, Renault tetap membutuhkan sosok pemimpin sehingga menunjuk orang kedua perusahaan yakni Thierry Bollore untuk menduduki posisi Ghosn untuk sementara.

Renault menyatakan akan berkonsolidasi dengan para aliansi yakni Nissan dan Mitsubishi terkait masalah ini.

Selain itu, menurut laporan media setempat pada Rabu, belum ada pernyataan dari otoritas Tokyo maupun jaksa. Ghosn pun belum berkomentar dan hingga kini belum diketahui di mana posisi Ghosn ditahan.

Pemerintah Jepang dan Prancis telah mengkonfirmasi dukungannya untuk aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang menjadi pemimpin industri otomotif pada 2017 karena menjual 10,6 juta kendaraan.

Tag : otomotif
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top