GIIAS 2018 : Tiga Alasan Penurunan Pengunjung versi Mitsubishi

Sejumlah kalangan menyebut jumlah pengunjung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 relatif turun dibandingkan dengan ajang serupa tahun lalu.
Thomas Mola | 10 Agustus 2018 22:30 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2018 di ICE BDS Serpong, Tangerang. - GIIAS

Bisnis.com, TANGERANG - Sejumlah kalangan menyebut jumlah pengunjung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 relatif turun dibandingkan dengan ajang serupa tahun lalu.

"Kalau tahun lalu itu ngisi surat pemesanan kendaraan [SPK] sampai di tangga ini. Bagian belakang booth penuh.Tahun ini memang lebih sepi," ujar Deputy Group Head of Planning & Communication Group MMKSI Intan Vidiasari ketika ditemudi di booth Mitsubishi  di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Tangerang, Jumat (10/8/2018).

Dia menuturkan, penurunan jumlah pengunjung juga secara kasat mata dapat kelihatan. Pada tahun lalu sejak Jumat siang, pengunjung umumnya sudah sangat padat. Kondisi hari ini (10/8) menurutnya, sama seperti hari biasa tahun lalu.

Intan berpendapat terdapat tiga faktor yang menyebabkan jumlah pengunjung berkurang pada GIIAS 2018 umumnya dan booth Mitsubishi khususnya.

Pertama, situasi tahun politik di mana banyak orang mungkin menahan belanja. Tambah lagi, Mitsubishi tahun ini hanya mengeluarkan update varian produk Xpander dan Pajero sembari mempromosikan kendaraan listrik. "Tahun lalu memang ada Xpander sehingga kami bisa SPK-nya sampai 5.200 unit," katanya.

Kedua, depresiasi rupiah terhadap dolar yang membuat para agen pemegang merek (APM) melakukan penyesuaian harga. Seperti diketahui, Mitsubishi juga melakukan penyesuaian harga untuk produk andalannya Xpander dan Pajero Sport.

Ketiga, papar Intan, kesulitan akses ke lokasi GIIAS karena terdampak ketetapan pelat nomor ganjil genap. "Mungkin ada banyak orang menunda datang karena disusaikan dengan plat nomor kendaraan. Kami harapkan akhir pekan ini bisa lebih banyak lagi," paparnya.

Sebelumnya, Intan menuturkan, pada GIIAS 2017, ketika Xpander dirilis, MMKSI mengantongi surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 5.200 unit sehingga tidak bisa dibandingkan dengan tahun ini. Penjualan Xpander GIIAS 2018 diarahkan sebanyak 70% dari total target Mitsubishi yang sebanyak 3.000 unit.

Hingga hari ketujuh, jelasnya, MMKSI telah mengantongi surat pemesanan kendaraan mendekati angka 1.700 unit. Dari jumlah itu, pemesanan paling banyak masih didominasi oleh Xpander disusul Pajero Sport dan kendaraan Mitsubishi lainnya. "Kami masih punya 4 hari lagi ada weekend juga semoga target yang dicanangkan tercapai," tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Sales Marketing Mitsubishi Ismawati mengaku sejauh ini belum mendapatkan konsumen untuk SPK. Padahal tahun lalu dia bisa mendapatkan 4 SPK. "Saya memang baru 2 hari ikut GIIAS 2018. Kalau tahun lalu saya ikut serta dari awal pameran dan dapat 4 SPK," paparnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
GIIAS 2018

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top