Ekspor Mobil Suzuki Naik 11%, New Ertiga Melesat

Suzuki New Ertiga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 37%. Jika semester pertama tahun 2017 Suzuki berhasil mengekspor Suzuki New Ertiga sebanyak 4.671 unit, kali ini ekspor Suzuki New Ertiga menyentuh 6.399 unit.
Yusran Yunus | 09 Agustus 2018 15:19 WIB
All New Suzuki Ertiga Support Concept. - Suzuki

Bisnis.com, TANGERANG SELATAN - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat kenaikan ekspor kendaraan roda empat (mobil) dan roda dua (motor) yang menggembirakan di sepanjang semester pertama tahun ini. Untuk ekspor mobil naik 11%, sedangkan ekspor motor mencatat kenaikan lebih tinggi lagi sebesar 28,5%.

Pada periode Januari-Juni 2018 ekspor mobil Suzuki tercatat 31.759 unit naik 11% dari periode yang sama 2017 sebanyak 28.251 unit. Adapun ekspor motor pada semester pertama 2018 sebanyak 72.286 unit ke 36 negara dari target 38 negara.  Suzuki berkomitmen memacu pertumbuhan ekspor kendaraannya pada semester kedua tahun ini dengan target melampaui kinerja ekspor semester pertama tersebut.

"Ekspor mobil dan motor Suzuki naik signifikan. Seiring dukungan pemerintah, kami bertekad mempertahankan prestasi tersebut," kata Department Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Hady Surjono Halim dalam sesi temu media di booth GIIAS 2018 di ICE BSD City Tangerang Selatan Banten, Kamis (9/8/2018).

Hady mengaku pihaknya menyambut arahan Presiden Joko Widodo saat membuka Galkindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 pada 2 Agustus lalu. Yang menyatakan pemerintah sedang menyiapkan insentif meliputi tax holiday yang lebih agresif, tax allowance, serta super deduction guna mendorong ekspor terutama dalam industri otomotif. "Kami akan memanfaatkan kesempatan emas ini," ujarnya.

Ekspor mobil Suzuki baik dalam bentuk mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (Completely Knock Down/CKD) itu menembus pasar ke-47 negara, nyaris memenuhi target sebanyak 51 negara. Adapun beberapa negara tujuan ekspor itu antara lain Thailand, Filipina, Vietnam, Pakistan, Chile, Peru, Bolivia, Kostarika, Honduras, Kolombia, Panama.

Untuk CBU, Suzuki APV menjadi model yang paling banyak diekspor, yakni sebanyak 8.080 unit, dan Suzuki New Ertiga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 37%. Jika semester pertama tahun 2017 Suzuki berhasil mengekspor Suzuki New Ertiga sebanyak 4.671 unit, kali ini ekspor Suzuki New Ertiga menyentuh 6.399 unit.

Sedangkan untuk ekspor CKD, Suzuki Karimun Wagor R mencetak lonjakan tertinggi hingga 35 % pada semester pertama 2018. Pada semester pertama tahun 2018, Suzuki berhasil mengeskpor Karimun Wagon R sebanyak 14.640 unit.

Department Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Hady Surjono Hali. (Yusran Yunus/Bisnis)

Ekspor Motor
Di pasar ekspor roda dua, ekspor Suzuki melejit hingga 28,5 % pada semester pertama 2018 dengat jumlah 72.286 unit ke-36 negara dari target 38 negara.
Kontribusi terbesar produk ekspor sepeda motor diraih oleh Suzuki New Satria sebesar 15.720 unit yang tumbuh 424 % dibanding semester pertama 2017 sebesar 3.000 unit.

Kemudian disusul oleh GSX-R150 dengan total penjualan sebanyak 3.227 unit atau naik sebesar 106 % dibandingkan semester pertama 2017 yang hanya 1.568 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ekspor Suzuki

Editor : Fajar Sidik
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top