Lima Bulan, Penjualan Ritel Mobil Kecil Serbaguna Tumbuh 28,76%

Penjualan ritel kendaraan bermotor mobil low multi purpose vehicle tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 28,76% pada lima bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan JanuariMei 2017.
Yudi Supriyanto | 28 Juni 2018 19:40 WIB
All New Suzuki Ertiga. - Bisnis.com

Bisnis.com, BALI—Penjualan ritel kendaraan bermotor mobil low multi purpose vehicle tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 28,76% pada lima bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan Januari—Mei 2017.

Harold Donnel, Head of Brand Developmenet & Marketing Research 4W SIS, mengatakan, penjualan ritel kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV) di Indonesia sebesar 115.763 unit pada Januari—Mei 2018, sementara itu pada periode yang sama penjualannya mencapai 89.902 unit.

“Pasar LMPV pada Januari—Mei 2018 115.763, tahun lalu 89.902,” kata Harold di Bali, Kamis (28/6/2018).

Dia menjelaskan, pertumbuhan penjualan kendaraan ritel LMPV pada lima bulan pertama tahun ini lantaran terdapat beberapa model baru yang dikeluarkan oleh agen pemegang merek atau pemain baru seperti Xpander dan Confero. Termasuk, Suzuki yang juga mengeluarkan All New Ertiga baru.

Dia menuturkan, kendaraan low serbaguna tersebut hingga 21 Juni 2018 telah dipesan sebanyak 6.772 unit. Dari total pemesanan tersebut, Suzuki telah melakukan pengiriman kepada konsumennya sebanyak 5.393 unit.

Secara keseluruhan, lanjutnya, penjualan ritel kendaraan bermotor mobil Suzuki pada lima bulan pertama tahun ini mengalami pertumbuhan sebesar 26,31% dibandingkan dengan penjualan ritel pada Januari—Mei 2017.

Menurutya, penjualan ritel kendaraan roda empat Suzuki mencapai 49.957 unit pada Januari—Mei 2018, sementara pada periode yang sama tahun lalu mencapai 39.551 unit.

“Total ritel Januari—Mei 2017 39.551 unit, kalau yang 2018 [Januari—Mei] 49.957 unit. Makanya itu kita ritel growth 26,3%,” katanya.

Dia menuturkan, terdapat dua alasan penjualan ritel kendaraan bermotor mobilnya secara keseluruhan mengalami pertumbuhan pada lima bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan penjualan pada Januari—Mei 2017.

Pertama adalah momen lebaran di mana masyarakat melakukan pembelian satu bulan sebelum perayaan hari raya umat islam tersebut. “Terdapat ledakan pembelian di satu bulan sebelum lebaran,” katanya.

Penyebab kedua, lanjutnya, perusahaan fokus melakukan penjualan di produk-produk lainnya seperti Ignis, Baleno, dan Xcross.

Dia menambahkan, pihaknya berharap penjualan ritel kendaraan bermotor mobil pada Januari—Mei 2018 bisa lebih besar dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu meskipun penjualan pada Juni diperkirakan tidak sebesar Mei 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Penjualan Mobil, MPV

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top