Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ferrari Jajaki Bangun Pabrik di Jawa Tengah

Produsen mobil mewah asal Italia, Ferrari menyambangi Jawa Tengah untuk membangun pabrik baru.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 April 2017  |  17:41 WIB
Logo Ferrari - Reuters
Logo Ferrari - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Produsen mobil mewah asal Italia, Ferrari menyambangi Jawa Tengah untuk membangun pabrik baru.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan pemerintah telah dihubungi oleh investor dari Ferrari dan menyampaikan niat untuk membangun pabrik baru di Jawa Tengah.

"Ferrari ingin membangun pabrik di Jawa Tengah," ungkap Ganjar di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Menurut Ganjar, bila Ferrari membangun pabrik di Jawa Tengah maka perusahaan mobil mewah itu bisa melakukan efisiensi dan menurunkan biaya operasional hingga 7 kali dari saat ini. Ganjar engggan menuturkan nilai investasi karena Ferrari masih melakukan penjajakan.

Bila Ferrari membangun pabrik di Jawa Tengah maka perusahaan mobil mewah itu bisa melakukan efisiensi dan menurunkan biaya operasional hingga 7 kali dari saat ini.

Untuk meningkatkan daya tarik investor asing masuk ke Jawa Tengah, kini pemerintah daerah tengah menggenjot perbaikan infrastruktur, khususnya jalan dan listrik.

Selama tiga tahun-tahun berturut-turut, pihaknya menggelontorkan anggaran hingga 300% untuk infrastruktur.

Ganjar menilai perbaikan infrastruktur akan menjadi akselerasi bagi ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ferrari
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top