Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mercedes-Benz Kembangkan Teknologi Sistem Audio Terbaru

Perusahaan startup di bidang audio system, Noveto Systems Ltd, bekerjasama dengan perusahaan otomotif mobil mewah, Mercedes-Benz, meluncurkan hasil pengembangan teknologi sistem audio terbaru di hadapan 1.000 petinggi perusahaan otomotif, para pemodal ventura, serta para pengusaha lainnya.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 01 Maret 2017  |  14:54 WIB
Daimler Mercedes Benz - Reuters
Daimler Mercedes Benz - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan startup di bidang audio system, Noveto Systems Ltd, bekerjasama dengan perusahaan otomotif mobil mewah, Mercedes-Benz, meluncurkan hasil pengembangan teknologi sistem audio terbaru di hadapan 1.000 petinggi perusahaan otomotif, para pemodal ventura, serta para pengusaha lainnya.

Co-Founder, Noveto Systems Ltd, Tomer Shani, mengawali presentasinya di pertemuan yang diadakan di Stuttgart, Jerman tersebut dengan pertanyaan,”Bayangkan jika dunia tanpa ada headphone dan jaringan nirkabel dimana suara langsung terdengar ke telinga tanpa terlihat orang lain yang ada di dekatnya.”

Pertemuan yang disponsori oleh induk perusahaan Mercedes-Benz, Daimler AG, menampilkan sejumlah presentasi dari 13 perusahaan startup yang telah bekerjasama dengan Mercedes-Benz dalam memproduksi unitnya tahun lalu dengan berbagai inovasi teknologi.

“Kami harus membicarakan struktur baru dari para rekan kerja dan suplier,” ungkap Sajjad Khan, Vice President For Digital Vehicle & Mobility di Daimler AG.

“Sekarang ini, kami harus merangkul para startup yang tangkas, perusahaan-perusahaan kecil di bidang perangkat lunak, atau bahkan para individu dengan sejumlah ide yang inovatif,” tambahnya.

Tren saat ini, berbagai model telah dilengkapi dengan sejumlah perangkat teknologi mulai dari radio yang dapat dikendalikan dengan isyarat hingga layar 3D sehingga para produsen otomotif kini bersaing untuk menemukan keunggulan teknologi.

Persaingan Ketat

Tidak hanya itu, persaingan juga hadir dari sejumlah perusahaan di bidang teknologi asal AS seperti Google Inc dan Uber Technologies Inc yang telah mengubah cara berpikir masyarakat terkait bagaimana cara bergerak dari titik A ke B.

Hal ini menyebabkan investasi di perusahaan startup yang berfokus pada teknologi otomotif menggelembung hingga US$16,3 miliar pada semester pertama tahun lalu dari nilai investasi pada 2015 yang tercatat US$16,1 miliar, jelas sebuah perusahaan konsultan Oliver Wyman.

General Motors Co, tercatat tahun lalu telah menggelontorkan nilai investasi US$ 1 miliar untuk perusahaan yang mengembangkan perangkat lunak untuk sistem otonom (autonomous-driving system), Cruise Automation, termasuk tambahan insentif performa.

Daimler juga melalui perusahaan startup miliknya, Autobahn, di Stuttgart juga tengah mengeksplorasi berbagai ide terkait teknologi mobilitas dan otomatisasi.

Tentu saja, bagi para manufaktur otomotif, mengidentifikasi sejumlah ide menjanjikan hanyalah langkah awal. Hal yang lebih sulit adalah bagaimana mengubah ide tersebut menjadi sebuah produk yang dapat memenuhi standar industri dan mampu bertahan di dunia nyata seperti jalan berbatu, gurun panas, serta wilayah artic yang dingin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mercedez benz

Sumber : Bloomberg

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top