Bisnis.com, JAKARTA - Manufaktur otomotif asal India, Maruti Suzuki India Ltd, mencatat perlambatan kinerja penjualan yang terus berlanjut pada Juni 2016.
Rendahnya performa tersebut dipicu oleh berkurangnya jumlah produksi akibat bencana kebakaran yang menimpa salah satu supplier yang selalu menyediakan onderdil untuk business unit India milik Suzuki Motor Corp tersebut. Pengiriman Maruti menurun 10% menjadi 92.133 unit.
Asosiasi manufaktur otomotif India (Society of Indian Automobile Manufacturers), mengungkapkan pengiriman kendaraan penumpang termasuk jenis SUV dan van tercatat naik tipis 2,7% menjadi 223.454 unit.
Sementara itu, penjualan menanjak 6,7% menjadi 697.154 unit pada periode kuartal April hingga Juni 2016.
Maruti yang merupakan produsen terbesar di India mencatat penurunan jumlah produksi di dua pabrik miliknya akibat dampak dari bencana kebakaran yang menimpa Subros Ltd, produsen air-conditioning system.
Sementara itu, Hyundai Motor Co dan Mahindra & Mahindra Ltd mencatat kenaikan penjualan setelah model SUV teranyar mereka mampu menarik minat para pembeli.
Penjualan naik 7,5% menjadi 17.068 unit untuk Mahindra dan naik 9,7% menjadi 39.086 unit untuk Hyundai.
Penjualan Maruti Suzuki India Melambat
Manufaktur otomotif asal India, Maruti Suzuki India Ltd, mencatat perlambatan kinerja penjualan yang terus berlanjut pada Juni 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

14 jam yang lalu
Merasakan Keamanan dan Kenyamanan dengan Toyota Hybrid

1 hari yang lalu
Imbas Tarif Trump, Nissan Setop Penjualan Infiniti Sport di AS

2 hari yang lalu
Mobil China Jajal Pasar Hybrid, Toyota hingga Suzuki Waspadalah

3 hari yang lalu
Intip Strategi Toyota Hadapi Merek China di Indonesia
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
