Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Lesu, Pangsa Pasar Truk Mitsubishi Fuso Justru Naik Jadi 47,3%

Pangsa pasar kendaran niaga Mitsubishi Fuso meningkat menjadi 47,3% selama periode Januari-Mei 2015 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 46,1%.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 25 Juni 2015  |  21:34 WIB
Ekonomi Lesu, Pangsa Pasar Truk Mitsubishi Fuso Justru Naik Jadi 47,3%
Ilustrasi - dealermitsubishi.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-Pangsa pasar kendaran niaga Mitsubishi Fuso meningkat menjadi 47,3% selama periode Januari-Mei 2015 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 46,1%.

Pencapaian angka tersebut berbeda dengan kondisi ekonomi nasional yang melemah hingga menurunkan angka penjualan berbagai sektor termasuk otomotif yang turun hingga 13,7% selama 5 bulan pertama 2015.

Sementara itu, data Gabungan Industri Otomotif Nasional Indonesia (Gaikindo) menyatakan penjualan nasional retail sales kendaraan niaga pada Januari-Mei 2015 sebanyak 34.458 unit, turun dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 51.604 unit.

Manajemen PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, agen pemegang merek Mitsubishi, dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Kamis (25/6/2015) menyatakan Mitsubishi Fuso memperoleh pangsa pasar 47,3% dengan penjualan sebanyak 16.296 unit selama Januari-Mei 2015.

Dijelaskan bahwa penurunan angka penjualan dirasakan oleh seluruh brand otomotif di Indonesia,  namun tidak bagi Mitsubishi Fuso yang pangsa pasarnya justru terus meningkat.

Tingginya aktivitas di beberapa sektor industri selama bulan Ramadan diharapkan akan berimbas kepada meningkatnya permintaan armada kendaraan niaga untuk menunjang berbagai aktivitas bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mitsubishi
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top