Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Truk Lesu Mitsubishi Fokus Jaga Pangsa Pasar

Di tengah total pasar truk yang melemah, tahun ini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors akan lebih fokus pada peningkatan pangsa pasar dari pada pertumbuhan penjualan
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 21 Juni 2015  |  23:22 WIB
Pasar Truk Lesu Mitsubishi Fokus Jaga Pangsa Pasar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA Di tengah total pasar truk yang melemah, tahun ini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors akan lebih fokus pada peningkatan pangsa pasar dari pada pertumbuhan penjualan.

Padahal di awal 2015 agen pemegang merek truk Mitsubishi Fuso tersebut menargetkan pertumbuhan penjualan di kisaran 5% hingga 10%.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors  (KTB) menyebut, tahun lalu penjualan Mitsubishi di segmen truk mencapai 56.270 unit atau menguasai sekitar 46,8% dari total pasar truk sebanyak 120.305 unit.

Sehingga, awalnya, tahun ini Mitsubishi menargetkan penjualan mencapai 60.000 unit. General Manager Marketing Division Mitsubishi Fuso Trucks and Bus Corporation (MFTBC) PT KTB Duljatmono mengatakan, melihat kondisi pasar tahun ini sangat sulit merealisasikan hal tersebut.

“Karena total volume penjualan turun kami tidak bisa mengacu pada target awal tersebut. Sehingga kami akan fokus pada target penaikan pangsa pasar hingga sekitar 50% tahun ini dari total pasar truk semua kelas,” katanya kepada Bisnis, Rabu (17/6). 

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara wholesales pada periode Januari-Mei 2015 penjualan truk mencapai 36.084 unit. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu raihan penjualan total truk sebanyak 57.180 unit.

Dari total penjualan truk pada periode Januari-Mei 2015 tersebut penjualan truk Mitsubishi mencapai 17.768 unit atau sekitar 49,2% dari total pasar. Gaikindo menyebut, dari jumlah tersebut sebanyak 16.246 unit disumbangkan oleh truk ringan.

Sebanyak 751 unit adalah truk sedang, dan truk berat mencapai 771 unit. Di sisi lain, Duljatmono mengatakan di tataran penjualan ritel total pasar truk periode Januari-Mei mengalami penurunan mencapai 33%.

Namun dia tidak menyebut total penjualan truk secara ritel. Secara ritel Duljatmono mengklaim pangsa pasar Mitsubishi pada periode Januari-Mei 2015 sudah mencapai 47,3%. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu menapak angka 46,1%.

Untuk menggenjot penjualan pada 2015 pabrikan asal Jepang tersebut berencana meluncurkan 12 varian truk baru. Duljatmono mengakui saat ini rencana memperkenalkan 12 varian baru  tersebut belum diubah pihaknya meski pasar melemah.

Ke-12 varian baru tersebut tiga diantaranya merupakan segmen truk ringan. Sebanyak enam varian di segmen truk sedang, dan sisanya di segmen truk berat. Untuk mensiasati pasar yang lesu, Duljatmono mengatakan pihaknya akan membidik sektor pasar yang paling banyak ‘bergerak’.

Dia mencontohkan, saat ekonomi melambat sektor komoditas ikut lesu. Namun di sisi lain sektor distribusi makanan dan minuman masih stabil, sehingga pihaknya fokus di sektor pasar tersebut.

“Kami pun berharap mudah-mudahan sektor infrastruktur bisa bergerak pada semester II sehingga banyak truk dibutuhkan untuk mengangkut keperluan pembangunan,” ujarnya.

Saat ini pasar Fuso sekitar 50% berada di Jawa. Sekitar 30% di Sumatera, 15% di Kalimantan dan sisanya di Indonesia Timur. Untuk penjualan, KTB hingga saat ini didukung oleh 241 unit diler. Dari jumlah itu sekitar 169 diantaranya dikhususkan untuk kendaraan niaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitsubishi truk penjualan mobil
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top