Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Haji Kalla Incar 87,5% Market Share MPV Premium

PT Hadji Kalla, diler utama mobil Toyota di regional Sulawesi, mengincar penguasaan pasar untuk segmen MPV premium hingga 87,5% hingga akhir tahun ini.
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 06 Mei 2015  |  15:55 WIB
Haji Kalla Incar 87,5% Market Share MPV Premium

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Hadji Kalla, diler utama mobil Toyota di regional Sulawesi, mengincar penguasaan pasar untuk segmen MPV premium hingga 87,5% hingga akhir tahun ini.

CEO Hadji Kalla (Kalla Toyota) Hariyadi Kaimuddin mengemukakan penjualan segmen multi purpose vehicle (MPV) premium bakal ditopang oleh varian terbaru dari Toyota Alphard serta pemasaran secara resmi jenis Toyota Vellfire.

"Tahun lalu, market share kami untuk segmen MPV premium di wilayah operasional Kalla Toyota sebesar 50,8% dan tahun ini ditargetkan 87,5%," katanya kepada Bisnis, Rabu (6/5/2015).

Kendati demikian, lanjut Hariyadi, dari sisi unit yang terjual masih cenderung sedikit meski dari tahun ke tahun terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.

Menurutnya, kondisi tersebut didukung oleh pertumbuhan ekonomi di wilayah penjualan perusahaan seiring dengan semakin tingginya daya beli masyarakat terutama segmen premium.

Selain itu, Kalla Toyota juga memastikan layanan after sales bagi segmen MPV premium sehingga mendukung kebutuhan konsumen akan layanan pemeliharaan dan perawatan kendaraan tersebut.

Adapun secara nasional, Toyota memasang target penjualan segmen MPV premium sebanyak 150-200 unit pada tahun ini yang berasal dari empat varian Alphard terbaru dan Vellfire yang dipasarkan tahun ini.

Penjualan Aphard tahun lalu di Tanah Air mencapai 1.146 unit dengan rata-rata penjualan setiap bulan yang hanya 96 unit. Sedangkan Vellfire baru resmi dipasarkan Toyota Astra Motor tahun ini, setelah pada tahun-tahun sebelumnya konsumen Indonesia harus membeli kendaraan itu melalui importir umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota toyota haji kalla alphard Toyota Vellfire
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top