Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Wah, Per 1 Oktober 2014, Harga Agya dan Ayla Bakal Naik

Agen pemegang merek Toyota dan Daihatsu menyatakan pihaknya sudah menerima surat penetapan dari pemerintah terkait persetujuan menaikan plafon harga produk Agya dan Ayla
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 30 September 2014  |  23:48 WIB
Wah, Per 1 Oktober 2014, Harga Agya dan Ayla Bakal Naik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Agen pemegang merek Toyota dan Daihatsu menyatakan pihaknya sudah menerima surat penetapan dari pemerintah terkait persetujuan menaikan plafon harga produk Agya dan Ayla.

Baik PT Toyota Astra Motor (TAM) maupun PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dipastikan menaikan harga produk low cost green car (LCGC) tersebut pada 1 Oktober 2014.

“Kami sudah terima surat dari pemerintah. Harga naik per 1 Oktober 2014,” kata Direktur Pemasaran PT ADM Amelia Tjandra kepada Bisnis, Selasa (30/9/2014).

Saat dimintai Bisnis perihal surat penetapan yang dimaksud, Amelia menolak untuk memberikannya. Rudy Ardiman, Head Corporate Planning Division PT ADM mengatakan surat tersebut bersifat rahasia karena ditujukan hanya kepada yang mengajukan dan dari pemerintah.

Menurut Amelia, harga Ayla akan naik secara bertahap. Kenaikan yang dilakukan akan berdasarkan tipe Ayla. Meski demikian, dia belum bisa mengatakan besaran harga saat dinaikan. “Masing-masing tipe kenaikannya berbeda-beda,” tutur Amelia.

Manufacturing and Production Control Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Pongky Prabowo menyatakan, pihaknya akan mempertimbangkan penerimaan pasar terhadap kenaikan harga. Selain itu, harga harus kompetitif melihat produk lain belum bisa menaikan harga. Untuk itu, pihaknya saat ini melakukan efisiensi produksi.

“Kita harus lihat pasar, apakah masih diterima dengan kenaikan harga. Kemudian kompetisi, yang lain belum naik masa kita naik. Kami harus menekan biaya produksi. Salah satunya kami produksi menggunakan gas, listrik pakai LED, lokalisasi kita perkuat.  Painting biaya energi hingga 30% karena menerapkan teknologi baru yang asalnya tiga proses menjadi dua proses,” kata Pongky.

Direktur Pemasaran PT TAM Rahmat Samulo mengatakan kepada Bisnis, pihaknya sudah menerima surat penetapan tersebut yang ditujukan pemerintah ke ADM. Pasalnya, Toyota Agya diproduksi oleh pabrik ADM.

“Saya sudah lihat surat penetapan tersebut dari pemerintah ke ADM. Isinya penyesuaian harga karena inflasi sebesar 6,6%. Intinya itu,” kata Rahmat.

Rahmat menuturkan, kenaikan harga Agya akan dilakukan secara bertahap. Pertimbangannya,  terkait daya beli masyarakat dan penerimaan konsumen terhadap harga baru.

“Rencananya cenderung bertahap. Sore ini kami godog, besok mungkin baru bisa diumumkan. Setiap tipe akan berbeda, tidak pukul rata. Pertimbangan kami lebih karena daya beli dan penerimaan konsumen,” ujar Rahmat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif ayla agya
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top