Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IIMS 2014: Honda Yakin Penjualan Terkatrol

PT Honda Prospect Motor meyakini kehadiran Indonesia International Motor Show 2014 bakal mengatrol penjualan semester II/2014.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 05 September 2014  |  00:10 WIB
IIMS 2014: Honda Yakin Penjualan Terkatrol
September ini akan berlangsung Indonesia International Motor Show 2014. - Ilustrasi

 

Bisnis.com, JAKARTA - PT Honda Prospect Motor meyakini kehadiran Indonesia International Motor Show 2014 bakal mengatrol penjualan semester II/2014.

 

PT Honda Prospect Motor (HPM) menorehkan peningkatan penjualan pada Agustus sebanyak 14.799 unit, atau lebih tinggi sekitar 13,9%  dibandingkan dengan Juli yang hanya sekitar 12.986 unit, karena itu terdapat keyakinan tren positif tersebut bertahan hingga akhir tahun ini.

 

Dengan capaian penjualan tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai prinsipal penjualan mobil merk Honda telah melego sebanyak 110.457 unit mobil di seluruh Indonesia.

 

Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy mengatakan pihaknya merasakan adanya perbaikan kinerja penjualan pasca Lebaran lalu. Menurutnya, setelah libur panjang Idulfitri serta selesainya proses Pilpres, mayoritas penjualan menunjukan hasil positif.

 

“Kami optimis bahwa penjualan di semester kedua tahun ini akan terus menunjukkan tren yang positif,” ujarnya, Kamis (4/9/2014).

 

Terlebih lagi, September ini akan berlangsung Indonesia International Motor Show 2014. Jonfis mengatakan pameran otomotif kelas internasional tersebut memiliki daya dorong guna mendongkrak penjualan mobil secara nasional.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iims IIMS-2014
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top