Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

J.D. POWER: Servis Kendaraan di Siang Hari Lebih Memuaskan

Tingkat kepuasan pelanggan yang membawa kendaraannya ke diler untuk servis pada siang hari, lebih tinggi dibandingkan dengan yang datang pada pagi hari.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 01 September 2014  |  16:50 WIB
Ketika area servis sibuk, maka semua perlu waktu lebih lama, mulai dari mencari tempat parkir, waktu tunggu untuk dilayani oleh konsultan layanan, serta pembuatan formulir kerja sampai pemindahan kendaraan ke anjungan servis.  - BISNIS.COM
Ketika area servis sibuk, maka semua perlu waktu lebih lama, mulai dari mencari tempat parkir, waktu tunggu untuk dilayani oleh konsultan layanan, serta pembuatan formulir kerja sampai pemindahan kendaraan ke anjungan servis. - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat kepuasan pelanggan yang membawa kendaraannya ke diler untuk servis pada siang hari, lebih tinggi dibandingkan dengan yang datang pada pagi hari.

Rajeev Nair, Direktur J.D. Power Asia Pasifik, mengatakan kepuasan pelanggan yang menservis kendaraannya setelah jam 12.00 WIB mencapai rata-rata 774 poin, lebih tinggi dari yang datang pagi sebelum pukul 10.00 WIB sebanyak 764 poin.

“Artinya, lebih dari sepertiga atau 38% pelanggan membawa kendaraan untuk diservis sebelum jam 10 pagi, sementara 15% membawa kendaraan mereka untuk servis di siang hari,” katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (1/9/2014).

Menurutnya, fenomena tentang kepuasan pelanggan ke diler untuk servis itu merupakan hasil dari survei lembaga  J.D. Power Asia Pasifik 2014 Indonesia Customer Service Index (CSI) Study, yang dilaksanakan belum lama ini.

Dia menjelakan, berdasarkan survei tersebut sebagian besar pelanggan di Indonesia membawa kendaraannya ke diler untuk servis pada pagi hari.

Kebiasaan itu membuat sumber daya yang dimiliki diler menjadi lebih sibuk pada puncaknya pagi itu.

Untuk itu, ketika area servis sibuk, maka semua perlu waktu lebih lama, mulai dari mencari tempat parkir, waktu tunggu untuk dilayani oleh konsultan layanan, serta pembuatan formulir kerja sampai pemindahan kendaraan ke anjungan servis.

“Ini semua turut berpengaruh terhadap rendahnya tingkat kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif bengkel
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top