Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobil Murah: Jakarta Terancam Kian macet, LCGC Cocoknya Luar Jawa

Bisnis.com, JAKARTA-- Populasi mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) dikhawatirkan bakal memperpadat ruas jalan terutama di kota besar. Pasalnnya, program LCGC tak disertai pembangunan infrastruktur transportasi besar-besaran,
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 19 September 2013  |  09:20 WIB
Mobil Murah: Jakarta Terancam Kian macet, LCGC Cocoknya Luar Jawa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Populasi mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) dikhawatirkan bakal memperpadat ruas jalan terutama di kota besar. Pasalnnya, program LCGC tak disertai pembangunan infrastruktur transportasi besar-besaran, baik perluasan jalan maupun perbaikan sarana transportasi publik.

Untuk meratakan sebaran LCGC, pemerintah meminta para produsen mobil tidak cuma fokus memasarkan produknya di kota-kota besar. Promosi harus menyentuh berbagai daerah di luar Pulau Jawa.

Praktisi dan pemerhati senior otomotif Suhari Sargo, apa yang dikemukakan pemerintah ibarat tong kosong diketuk nyaring. Kendati pemasaran LCGC disebarluaskan ke berbagai daerah tetap saja populasi di ulau Jawa semakin bengkak.

"Bukannya menentang sepenuhnya program LCGC ini tapi sebaiknya jika dikaitkan dengan MP3EI, cocoknya mobil murah itu untuk daerah [di luar Jawa]. Agar masyarakat di sana memiliki daya beli terhadap LCGC maka ekonomi harus digerakkan," ucapnya kepada Bisnis, Kamis (19/9/2013).

Selain itu, pemerintah menggaungkan LCGC bakal mendongkrak perekonomian Indonesia karena basis produksinya berada di sini. Tapi, Suhari mencermati adanya kekopongan dalam rantai struktur industri. Masalahnya, Indonesia belum memiliki pabrik baja untuk pelat bodi kendaraan tapi langsung konsentrasi pada manufaktur mobil murah.

"Bayangkan, panjang jalan di Thailand sudah lebih dari 800 km per 1 juta penduduk, Korea 1.000 km, dan Jepang 8.800 km per 1 juta penduduk. Tapi Indonesia cuma 160 km per 1 juta penduduk," ucap Suhari. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LCGC mobil murah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top