Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diler Bandung Tangkap Peluang Mobil Murah

Bisnis.com,  BANDUNG - PT Istana Bandung Raya Motor (IBRM), diler utama mobil Honda di Jawa Barat, menangkap peluang pasar otomotif yang besar di Jabar dari produk low cost green car (LCGC) atau mobil murah dan ramah lingkungan.
Ria Indhryani
Ria Indhryani - Bisnis.com 13 September 2013  |  17:02 WIB
Diler Bandung Tangkap Peluang Mobil Murah
Bagikan

Bisnis.com,  BANDUNG - PT Istana Bandung Raya Motor (IBRM), diler utama mobil Honda di Jawa Barat, menangkap peluang pasar otomotif yang besar di Jabar dari produk low cost green car (LCGC) atau mobil murah dan ramah lingkungan.

Direktur IBRM Iwan Tjandradinata mengatakan Honda mencatat market share selama Januari-Juli 2013 sebesar 8,5% atau naik 3,1% dari share bulan yang sama tahun sebelumnya. Dengan adanya produk LCGC HPM pertama yaitu New Honda Brio Satya, dirinya berharap pasar produk Honda di Jabar dapat semakin luas.

“Produk Honda Brio merupakan produk non-sedan market yang menjadi ranking pertama pada segmen city car di Jabar penjualan 1.094 unit pada periode Januari-September 2013,” katanya, Jumat (13/9/2013).

Sementara sejak diluncurkan pada Agustus 2012 lalu, Iwan mengatakan, hingga saat ini Honda Brio telah terjual 1.781 unit di Jabar dan diprediksi akan terus tumbuh mengingat hadirnya 3 New Brio lainnya termasuk Brio Satya sebagai produk LCGC Honda.

Tahun ini Brio ditargetkan dapat terjual hingga 2.924 unit di Jabar, artinya dibandingkan dengan angka aktual, IBRM masih menargetkan sekitar 1.800 unit Brio dapat kembali terjual pada empat bulan ke depan atau masih 63% lagi.

“New Honda Brio Satya dibanderol dengan harga Rp108 juta-Rp119 juta untuk tipe A terendah hingga tipe E tertinggi.”

Menurutnya, perusahaan sadar betul bahwa pangsa pasar Honda diperkirakan akan semakin tumbuh dengan hadirnya produk LCGC tersebut.

Iwan mengatakan New Honda Brio khususnya Brio Satya diharapkan oleh perusahaan dapat menjadi tulang punggung penjualan di mana kali ini Honda membidik konsumen kelas menengah bawah.

“Target penjualan produk Honda di Jabar pada Januari-Desember 2013 secara keseluruhan sebanyak 11.208, atau naik hampir 100% dari penjualan tahun sebelumnya yang sebesar 6.444 unit. Perusahaan berharap Brio khususnya Satya juga dapat berkontribusi lebih disini,” ujarnya.

IBRM mencatat yang sudah terjual sejauh ini pada Januari-September 2013 sebanyak 6.305 unit atau 56% dari target penjualan dengan rincian Brio 1.094 unit, Freed 1.961 unit, Jazz 1.743 unit, CR-V 1.307 unit, City 196 unit, Civic 140 unit, Accord 82 unit, CR-Z 34 unit dan Oddysey 18 unit.

Dia mengungkapkan pasar yang dinamis karena kondisi ekonomi seperti rupiah yang melemah dan suku bunga yang naik, tentu saja mempengaruhi demand produk Honda dari masyarakat. Terlebih pada Juli dan Agustus lalu penjualan sempat tertekan karena adanya banyak hari libur Idulfitri.

“Semester kedua khususnya kuartal 4/2013 ini merupakan waktu yang cukup berat dimana perusahaan harus mengejar sisa target penjualan.”

Akan adanya event Indonesia International Motor Show (IIMS) dalam beberapa hari kedepan dan hadirnya beberapa produk terbaru Honda tersebut, diharapkan dapat membantu target penjualan perusahaan.

Tidak hanya Brio, perusahaan juga masih akan menargetkan penjualan pada produk lainnya a.l. Freed 800 unit, CR-V 845 unit, dan Jazz 1.100 unit hingga Desember 2013. Iwan menambahkan berdasarkan data Gaikindo, market dari produk otomotif atau mobil pada Januari-Juli 2013 sudah terealisasi sebesar 660.000 unit.

Sementara itu, perkiraan penjualan otomotif atau mobil secara nasional pada tahun 2013 ini sebesar 1,13 juta unit atau naik 16,7% dari penjualan tahun sebelumnya 968.000 unit.

Market share yang terus tumbuh pada seiap produk Honda di Jabar, membuat perusahaan semakin yakin target-target tersebut dapat tercapai,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung mobil murah
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top