Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KARL SLYM: Indonesia Akan Jadi Pasar Terbesar Tata Motors di Luar India

Bisnis.com, MUMBAI--Angka penjualan otomotif di Indonesia yang mencapai lebih dari 1 juta unit pada 2012, membuat pasar domestik semakin ‘seksi’ di mata Tata Motors Limited.
Chamdan Purwoko
Chamdan Purwoko - Bisnis.com 08 Juli 2013  |  18:41 WIB
KARL SLYM: Indonesia Akan Jadi Pasar Terbesar Tata Motors di Luar India
Bagikan

Bisnis.com, MUMBAI--Angka penjualan otomotif di Indonesia yang mencapai lebih dari 1 juta unit pada 2012, membuat pasar domestik semakin ‘seksi’ di mata Tata Motors Limited.

Itulah sebabnya, produsen otomotif terbesar di India tersebut serius berekspansi dan investasi jangka panjang di Indonesia, bahkan memproyeksikan menjadikan pasar terbesarnya di luar India.

Untuk mengetahui strategi Tata Motors dalam mengawali debutnya di Indonesia, Bisnis bersama sejumlah wartawan Indonesia mewawancarai Managing Director Tata Motors Ltd Karl Slym, di sela-sela rangkaian kunjungan ke fasilitas produksinya di Pune, India pada 29 Juni-4 Juli. Berikut petikannya:

Pengalaman apa yang dimiliki Tata Motors untuk berkompetisi di pasar Indonesia?

Tata Motors memiliki pengalaman di pasar domestik (India ) dan internasional hampir 60 tahun. Bagi kami, pasar internasional merupakan pasar yang penting. Kami secara khusus tentu akan memastikan produk yang dipasarkan memiliki fokus pelanggan di Indonesia. Saya pikir, Tata Motors memiliki model bisnis dan model produk yang cocok.

Selain itu, kelompok usaha kami juga sangat berpengalaman dalam melakukan bisnis di pasar internasional. Jadi, saya pikir Tata Motors memiliki pengalaman memadai dan telah sukses untuk membawanya ke posisi yang kuat.

Kami telah mengekspor kendaraan komersial sejak 1961 dan memiliki lebih dari 50 tahun pengalaman memasarkan di luar India. Kami benar-benar memiliki portofolio yang sangat unik. Saya pikir keunikan ini bukan hanya dari sudut pandang India atau Asia, tetapi secara keseluruhan. Anda telah melihat begitu banyak produk kami yang saya yakin dapat diterima di banyak negara terutama negara berkembang.

Bicara tentang pengalaman, kami menjual kendaraan ke banyak negara seperti Srilanka, Bangladesh dan Nepal, bahkan di Afrika dan Eropa Selatan di mana kami menguasai pangsa pasar dua digit.

Menurut saya, portofolio yang dimiliki Tata Motors sangat baik untuk pasar seperti Indonesia yang menyerupai pasar India. Saya optimistis produk yang kami buat akan sukses dan menjadi sangat populer di Indonesia.

Kita tahu bahwa di banyak negara, khususnya Asia, ada permintaan yang sangat kuat untuk produk yang menjadi portofolio kami. Kami memiliki produk dengan tingkat harga yang tepat untuk dapat meraih pasar yang luas dan kami akan ada di Indonesia untuk jangka panjang. Kami yakin semua ini akan berhasil.

Bagaimana Anda menangani persaingan di Indonesia yang sangat ketat?

Saya berpendapat India adalah salah satu pasar yang paling kompetitif. Kami memiliki sejumlah merek untuk bersaing dengan setiap pemain yang datang dari Eropa, Jepang dan Korea. Kami bisa bermain di sini (India) dan sangat sukses sehingga kami juga tahu bagaimana cara menangani kompetisi di Indonesia. Kami juga telah mengekspor banyak model ke berbagai negara sehingga kami percaya akan sukses dengan portofolio yang kami miliki.

Seperti halnya India, di Indonesia kami akan menfokuskan perhatian pada desain dan pengalaman berkendara. Yang pasti kami berkomitmen untuk memastikan kendaraan kami cocok untuk pasar Indonesia. Ini adalah komitmen kami selain penjualan dan layanan purna jual.

Jadi Anda juga siap menghadapi produsen otomotif Jepang yang saat ini begitu mendominasi pasar di Indonesia?

Ini fenomena biasa. Di mana pun orang mencoba melindungi diri terhadap pendatang baru. Oleh sebab itu, harga dan layanan adalah hal penting dan begitu juga desain kendaraan. Kami akan berkompetisi di pasar di mana pelanggan harus mendapatkan nilai lebih dari kendaraan yang mereka beli. Orang tidak peduli di mana mobil itu dibuat.

Bagaimana Anda mengembangkan model-model yang cocok untuk pasar Indonesia?

Jika saya mengambil sebuah model kendaraan dari India dan memasukkannya ke pasar Indonesia, tentu saja ini tidak akan berhasil. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengembangkan mobil sesuai dengan pasar Indonesia.

Saat ini, kami memiliki pusat desain di Inggris, Italia, Korea dan India. Kami menggunakan pusat-pusat desain tersebut untuk memperoleh masukan global tentang kendaraan yang dibutuhkan. Ini merupakan hal penting untuk meraih pasar global.

Dari mana Anda akan memulai penetrasi pasar di Indonesia?

Kami telah melakukan start up dengan perencanaan menyeluruh sekitar 8-9 bulan guna menyiapkan dukungan terbaik untuk pelanggan, termasuk menyiapkan pusat pelatihan sebelum dilakukan peluncuran pada September nanti.

Kami melakukan semuanya tahap demi tahap dengan terlebih dahulu menggarap Jawa dan Bali. Kami yakin secara bertahap bisnis kami akan semakin luas dengan dukungan layanan purna jual yang baik.

Dapatkah Anda menjelaskan produk apa saja yang akan diluncurkan pada September?

Kami tidak akan mengumumkan model yang akan diluncurkan hari ini, namun dalam waktu dekat pasti akan disampaikan. Yang pasti kami telah merencanakannya dalam waktu yang cukup lama agar jangan sampai melakukan sesuatu kesalahan.

Bagi kami, langkah pertama adalah hal yang paling penting. Anda tentu akan terus mengingat aktivitas pertama Anda, dan oleh sebab itu kami mempersiapkannya begitu lama untuk setiap aspek. Nantinya, kami akan meluncurkan mobil penumpang dan kendaraan komersial pada saat bersamaan.

Kami tidak berani menyebut angka penjualan sekarang karena takut salah. Namun, kami memiliki perasaan yang sangat yakin bahwa Indonesia akan menjadi pasar terbesar di luar India dalam waktu yang sangat singkat.

Bagaimana langkah Tata Motors dalam mengembangkan pasar regional Asean?

Mengenai Asean, kami telah hadir di Thailand selama 6-7 tahun. Kami aktif bermain di pasar pikap, baik di pasar diesel maupun CNG (gas). Asean merupakan salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia dimana Indonesia adalah salah satu pasar terbesar.

Kami juga berencana investasi di Malaysia, Thailand dan lainnya sehingga Indonesia akan menjadi poros di mana kami akan membangun strategi pasar untuk Asean. Kami juga akan memperluas ke Vietnam dan Filipina.

Saat ini, Thailand merupakan pilar penting bagi Tata Motors. Kami akan meluncurkan model pada September nanti yang merupakan hasil produksi dari fasilitas manufaktur kami di Thailand. Kami berharap semuanya berjalan dengan baik.

Indonesia kelak akan menjadi pasar yang besar untuk banyak dari produk kami. Beberapa kendaraan akan diluncurkan pada September dan beberapa lainnya akan ririlis pada tahap berikutnya.

Guna memperkuat peran di Asean, kami akan membangun fasilitas perakitan di Indonesia untuk memasok produk ke pasar Asia tenggara. Untuk itu kami akan melokalkan 40% komponen dan bekerja sama dengan vendor.

Baru-baru ini harga BBM bersubsidi di Indonesia dinaikkan yang akan membuat penjualan mobil mungkin menurun drastis. Apa yang membuat

Anda berpikir September adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan produk?

Bisnis otomotif memiliki siklus. Sektor bisnis otomotif memiliki pasang surut. Kenaikan harga BBM di Indonesia tentu menimbulkan sentimen negatif. Namun, bisnis kami terkait dengan rencana dan hubungan jangka panjang yang saat ini sedang dibangun. Setiap pasar memiliki karakter berbeda, dan seperti halnya India, pasar Indonesia akan tumbuh secara keseluruhan.

Kenaikan harga BBM memang akan membuat biaya operasional menjadi lebih tinggi. Namun, dalam hal ini kami memiliki strategi yang lebih baik daripada pesaing dan itu akan mampu membuat posisi kami kuat di pasar.

Apakah hal ini karena harga solar di Indonesia sekarang lebih murah daripada bensin (premium)?

Harga solar yang lebih murah merupakan keuntungan bagi kendaraan diesel. Dan, kami memiliki harga kendaraan diesel yang kompetitif. Jadi, kami melihat ini sebagai sebuah kesempatan untuk lebih banyak menarik pelanggan kendaraan diesel.

Apa pendapat Anda tentang kebijakan Pemerintah Indonesia dalam program low cost green car (LCGC)?

Saat kebijakan itu dikeluarkan, kami bersiap untuk memulainya dan semuanya masih dalam proses.

Desain mobil-mobil India terlihat agak tidak biasa bagi konsumen Indonesia. Apakah Anda akan mengubah portofolio produk agar lebih sesuai?
Indonesia diharapkan menjadi pasar terbesar bagi Tata Motors di luar India dalam 4 tahun. Ini adalah tujuan yang ingin kami mencapai. Portofolio produk tentu tidak bisa dikembangkan secara jangka pendek, namun merupakan proses pembentukan jangka panjang. Yang pasti, Tata Motors tidak akan mengecewakan orang.

Sebagai produsen mobil India berstandar global, Tata Motors mencoba meningkatkan portofolio melalui pusat desain kami yang merupakan otak global sehingga kami tidak bergantung pada satu pasar saja. Tim desain kami adalah kekuatan yang bersifat global dan itulah mengapa kami dapat memahami kebutuhan konsumen.

Bagi kami, Indonesia adalah pasar yang menjanjikan dan berharap kami bisa menjalin hubungan jangka panjang.

Pewawancara: Chamdan Purwoko

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata motors karl slym
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top