Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MITSUBISHI: Penjualan Kuartal I/2013 Naik 8,23% Jadi 39.575 unit

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, agen tunggal pemegang merek Mitsubishi, membukukan penjualan sebanyak 39.575 unit pada kuartal I/2013 meningkat 8,23% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu sebanyak 36.565 unit.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 16 April 2013  |  20:04 WIB
MITSUBISHI: Penjualan Kuartal I/2013 Naik 8,23% Jadi 39.575 unit

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, agen tunggal pemegang merek Mitsubishi, membukukan penjualan sebanyak 39.575 unit pada kuartal I/2013 meningkat 8,23% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu sebanyak 36.565 unit.

Rizwan Alamsjah, Executive Marketing Director Krama Yudha Tiga Berlian (KTB), mengatakan pertumbuhan penjualan Mitsubishi akan terus berlangsung hingga kuartal berikutnya menyusul dikembangkannya jaringan diler dan meningkatnya permintaan pasar domestik.

"Pertumbuhan penjualan Mitsubishi mencapai 8,23% pada kuartal I/2013 akan terus berlangsung hingga periode berikutnya untuk semua kategori, baik kendaraan penumpang maupun niaga," katanya saat peresmian diler Mitsubisi Prabu Mandiri Motor di Jakarta hari ini, Selasa (16/4/2013).

Menurutnya, dari total penjualan Mitsubishi selama Januari-Maret 2013 sebanyak 39.575 unit itu sekitar 7.500 unit diantaranya merupakan kendaraan penumpang (passenger car) dengan produk andalannya Pajero Sport, Outlander Sport dan city car Mirage.

 Dia menjelaskan kehadiran Pajero Sport, Outlander Sport dan Mirage berhasil mendongkrak penjualan passenger car Mitsubishi sebesar 68% menjadi 22.464 selama 2012 dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya 13.360 unit.

Dengan pertumbuhan tingkat penjualan kendaraan penumpang yang cukup memuaskan itu, imbuhnya, maka KTB menargetkan penjualan kendaraan segmen tersebut tumbuh sekitar 11,28% menjadi 25.000 unit pada tahun ini.

Menurutnya KTB merencanakan perluasan jaringan layanan penjualan dan puna jualnya dengan menambah sekitar 8-10 unit sehingga total pada akhir 2013 menjadi 228-230 diler layanan terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Rizwan mengatakan melalui perluasan jaringan diler dan kualitas produk yang semakin diterima konsumen maka KTB optimitistis dapat meningkatkan penjualan kendaraan penumpang mencapai sekitar 20% dari realiasi tahun lalu 22.464 unit.

Sementar itu Noboru Tsuji, President Director KTB, sebelumnya mengatakan melalui upaya revitalisasi dan pelucuran produk baru serta perluasan jaringan diler layanan terpadu perusahaan mentargetkan penjualan 2013 sebanyak 155.000 unit dengan market share 13,3%.

Adapun target pencapaian penjualan itu, lanjutnya, terdiri dari kendaran niaga mencapai 130.000 unit dan kendaran penumpang sebanyak 25.000 unit itu meningkat dari realisasi tahun lalu sebanyak 148.918 unit.

Tonny Chandra, Presiden Direktur PT Prabu Mandiri Motor, pemilik dan pengelola diler Mitsubishi Prabu Mandiri Motor di Slipi Jakarta, menjelaskan pihaknya memproyeksikan dapat menjual 250 unit per bulan untuk seluruh segmen kendaraan penumpang merek Mitsubishi.

"Sebagai diler resmi Mitsubishi siap memberikan layanan terbaik sehingga pelanggan terus bertambah banyak, maka kami optimistis penjualan tahap awal sekitar 250 unit per bulan akan bertambah menjadi sekitar 400-500 unit per bulan," ujarnya.

Dia mengungkapkan PT Prabu Mandiri Motor ditunjuk sebagai diler resmi Mitsubishi sejak 1980 dengan bangunan baru tiga lantai seluas 6.000 m2 di atas lahan 4.000 m2 akan fokus untuk menjual kendaraan penumpang secara lengkap.

Menurutnya diler tersebut sebelumnya menjual kendaraan niaga (light commercial vehicle)dan kendaraan penumpang (commercil vehicle), namun juga semua jenis kendaraan penumpang secara lengkap dengan target

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitsubishi krama yudha tiga berlian

Sumber : Nurudin Abdullah

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top