Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KETEGANGAN KOREA:Hyundai Jamin Pasokan Kendaraan Lancar

BISNIS.COM,JAKARTA -- PT Hyundai Mobil Indonesia, agen tunggal pemegang merek Hyundai, menjamin kelancaran pasokan kendaraan dan spare part akibat ketegangan politik antara Korea Selatan dan Korea Utara belakangan ini.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 08 April 2013  |  17:31 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA -- PT Hyundai Mobil Indonesia, agen tunggal pemegang merek Hyundai, menjamin kelancaran pasokan kendaraan dan spare part akibat ketegangan politik antara Korea Selatan dan Korea Utara belakangan ini.

Mukiat Sutikno, Vice President Director Hyundai Mobil Indonesia, mengatakan pelanggan tidak perlu khawatir karena kegiatan produksi Hyundai Motor Company di Korea Selatan berlangsung seperti biasa dan stok kendaraan maupun spare part di Indonesia juga masih cukup banyak.

"Kami yakin masyarakat dunia berharap ketegangan politik antara Korea Selatan dan Korea Utara tidak akan meningkat menjadi peperangan besar, karena akan berdampak luas terhadap situasi ekonomi secara global," katanya menjawab Bisnis di Jakarta, Senin (8/4/2013).

Menurutnya, selain unit kendaraan secara completely built up, Korea Selatan (Korsel) juga memproduksi spare part untuk didistribusikan ke hampir seluruh pelosok dunia, guna memenuhi kebutuhan pasar maupun mendukung kegiatan perakitan mobilnya.

Apalagi, mobil buatan Korea Selatan sudah menyebar ke berbagai negara seperti kawasan Amerika Serikat, Eropa, Turki, Mesir, Rusia, India, China, Jepang, hingga di Asean, termasuk Indonesia yang pertumbuhan penjualannya cukup positif.

Dia menjelaskan banyak pihak optimistis ketegangan politik antara dua negera bertetangga di Semenanjung Korea tidak akan menjadi peperangan besar hingga menenggelamkan salah satu di antaranya.

Jika pun pemerangan tidak dapat dihindarkan, lanjutnya, semoga dapat terlokalisir di kawasan tertentu di wilayah Korsel-Korea Utara (Korut) yang tidak terlalu banyak mengganggu aktivitas masyarakat sipilnya.

"Masyarakat dunia berharap ketegangan politik antara dua negara bertetangga, Korsel dan Korut itu segera reda dan selesai. Sebab, jika kondisi tersebut berlangsung lama dan semakin panas, maka imbasnya sangat luas, terhadap situasi ekonomi dan industri otomotif," lanjutnya.

Mukiat mengatakan Hyundai Mobil Indonesia menjamin pasokan kendaraan dan spare part untuk kebutuhan pasar di dalam negeri tetap tersedia secara cukup, karena pihaknya terus berkomunikasi pihak prinsipalnya di Korsel.

Untuk itu, lanjutnya, angka punjualan mobil Hyundai diharapkan terus meningkat sesuai dengan proyeksi perusahaan dan realisasinya pada kuartal I/2013 mencapai lebih dari 1.620 unit.

"Data penjualan Hyundai nanti saya berikan. Tetapi, kami optimistis realisasi penjualan terus mengalami pertumbuhan, untuk kuartal pertama tahun ini mencapai lebih dari 1.620 unit," ujarnya.

Menurutnya, Hyundai juga menjadwalkan rencana peluncuran model baru ataupun produk penyegaran selama periode tahun ini sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada pelanggan di Indonesia.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hyundai korea selatan korsel korut mukiat sutikno
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top