Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Komponen Rusak, 8.500 Kendaraan Ditarik Lagi, Ada Hyundai Motor Co hingga BMW Korea

Perusahaan otomotif Korea Selatan menarik kembali sebanyak 8.500 unit kendaraan karena adanya kerusakan komponen atau suku cadang sehingga harus diperbaiki.
Ilustrasi mobil Genenis. /Hyundai
Ilustrasi mobil Genenis. /Hyundai

Bisnis.com, JAKARA – Lima perusahaan otomotif Korea Selatan menarik kembali sebanyak 8.500 unit kendaraan karena adanya kerusakan komponen .

Mengutip Antara News, Kementerian Pertahanan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan, menyebut ada lima perusahaan yang menarik kendaraanya.

Lima perusahaan tersebut termasuk Hyundai Motor Co., BMW Korea, Stellantis Korea, Volkswagen Group Korea, dan Daimler Trucks Korea.

Sementara itu, alasan penarikan kendaraan tersebut disebabkan karena adanya kerusakan komponen atau suku cadang.

Misalnya, terdapat masalah atau kerusakan perangkat lunak yang terkait pada bateri pada mobil BMW i4 e Drive40. Sedangkan pada SUV Genesis GV70 mengalami kerusakan pada alternator.

Adapum SUV Jeep Grand Cherokee yang diimpor Stellantis mengalami kerusakan pada sistem pengereman anti penguncian.

Diketahui lima perusahaan tersebut telah menarik 8.483 dari 15 model berbeda, rata-rata mobil tersebut sudah beredar di pasar.

Sehingga pemilik kendaraan dapat mengunjungi pusat perbaikan dan layanan yang ditunjuk oleh masing-masing perusahaan untuk mengganti suku cadang secara gratis.

Sebagai informasi, Stellantis meruapakan perusahaan patungan antara mobil AS Fiat Chrysler Automobilies dan pabrikan mobil Prancis PSA Group. Perusahaan tersebut menjual model merek Jeep, Peugeot dan DS di Korea Selatan.

Sedangkan Hyundai menjual model GV60, GV70, GV80 SUV dan G70, G80, dan G90 di bawah merek Genesis untuk pasar Global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper