Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Honda Siap Masuki Elektrifikasi Pada 2023, Ini Dua Model yang Diusung pada GIIAS

Pada pameran otomotif GIIAS 2022 Honda telah menampilkan CRV dan Accord dalam bentuk hybrid.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  02:39 WIB
Honda Siap Masuki Elektrifikasi Pada 2023, Ini Dua Model yang Diusung pada GIIAS
Honda CR-V Sensing. - HPM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Honda mengumumkan akan memperkenalkan produk mobil semi elektrifikasi atau hybrid dengan dua model pada 2023. 

Arah mobil listrik Honda ini disampaikan pada ajang Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2022.

Sebagai informasi, Honda berusaha mewujudkan netralitas karbon atau zero carbon pada 2050 dengan menciptakan teknologi elektrifikasi, sekaligus meningkatkan efisiensi dan kebersihan dari mesin pembakaran internal (internal combustion engine) yang ada saat ini.

Untuk produk mobil, Honda saat ini telah memiliki teknologi hybrid atau disebut sebagai e:HEV dan menjadi pendorong utama Honda untuk mencapai visi elektrifikasinya.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyampaikan bahwa Honda yang akan fokus pada elektrifikasi penuh dengan memulai jalan lewat produk hybrid.

“Dua model e:HEV tahun 2023 akan diperkenalkan plus model e lainnya di tahun tahun berikutnya akan diproduksi lokal,” tegasnya kepada Bisnis, Senin (15/8/2022).

Dalam peta jalannya, Honda menargetkan mencapai elektrifikasi 100 persen untuk semua modelnya secara global pada 2040. Mendukung langkah tersebut, Honda juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global hingga 2030, dengan total produksi menjadi 2 juta unit per tahunnya.

Secara bertahap, pada 2030 Honda akan meningkatkan produksi elektrifikasi menjadi 40 persen. Kemudian pada 2035 menjadi 80 persen dan pada 2040 akan elektrifikasi secara penuh.

“Dan pada 2050 untuk keseluruhan serta perusahaan,” lanjutnya.

Secara mesin, teknologi e:HEV adalah sistem dengan tingkat kebebasan di mana kedua motor dan mesin dapat beroperasi secara independen serta menghasilkan pengalaman berkendara yang efisien di berbagai situasi.

Sistem e:HEV terdiri dari empat komponen utama, yaitu Atkinson Cycle Engine, Electronic CVT (e-CVT), Intelligent Power Unit, dan Power Control Unit. Atkinson Cycle Engine merupakan mesin Direct Injection, 4-cylinders DOHC i-VTEC yang menggunakan bahan bakar bensin. Pada sistem e:HEV, mesin ini berfungsi untuk memberikan tenaga kepada motor generator sehingga dapat menghasilkan daya listrik untuk menggerakkan motor drive, memberikan tenaga langsung ke roda saat berkendara di kecepatan tinggi, dan mengisi daya baterai.

Putaran mesin kemudian diteruskan oleh motor generator yang berada di dalam e-CVT untuk menghasilkan daya listrik dengan efisiensi tinggi dan mengisi daya baterai. Sementara motor drive di dalam e-CVT berfungsi menyalurkan putaran ke roda dengan tenaga dan traksi yang tinggi, serta menghasilkan daya listrik saat deselerasi.

Kinerja motor pada E-CVT dikontrol oleh Power Control Unit yang juga sekaligus berfungsi untuk mengontrol kebutuhan listrik antara baterai dan motor. Daya listrik pada sistem e:HEV disimpan dalam Intelligent Power Unit yang menggunakan Lithium Ion Battery berkapasitas tinggi. Unit ini mempunyai kapasitas penyimpanan daya hingga 300V.

Meski telah diumumkan bahwa akan segera diperkenalkan pada 2023, pihak Honda masih enggan memberikan informasi kapan waktu pastinya peluncuran mobil hybrid tersebut serta produksi yang akan dilakukan, di luar negeri atau dalam negeri.

Pada pameran otomotif tersebut, Honda telah menampilkan CRV dan Accord dalam bentuk hybrid. Namun pada tahun mendatang, Honda belum mengumumkan model mobil hybrid yang akan diperkenalkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik honda
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top