Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hitung-hitungan Motor Listrik Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional

Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  21:15 WIB
Hitung-hitungan Motor Listrik Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional. Bisnis/Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA – Managing Director Ilectra Motor Group Rainier Haryanto mengatakan bahwa sepeda motor listrik jauh lebih hemat daripada kendaraan roda dua yang memakai internal combustion engine (ICE). Berdasarkan hitungannya, uang yang bisa dihemat mencapai Rp500.000 tiap bulan.

Ilectra Motor, entitas Grup Indika, memutuskan menjadi pemegang merek Alva yang merupakan pemain baru di industri otomotif.

Alva, tambah Rainier, akan ikut andil dalam perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang berlangsung pada pertengahan bulan Agustus. Mereka akan memamerkan motor listrik yang kemampuannya tak kalah garang dengan kendaraan konvensional.

“Di GIIAS dapat dilihat kendaraan motor listrik yang lebih mirip seperti maxi scooter dengan torsi mendekati 44,5 Nm atau setara dengan motor berkapasitas 150 cc,” katanya melalui keterangan pers, Senin (1/8/2022).

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar terhadap kendaraan listrik, baik kendaraan penumpang, komersial, dan roda dua.

“Kita memiliki pemikiran serta kekhawatiran yang sama mengenai keberlanjutan perubahan tenaga, dalam hal ini bahan bakar. Maka dari itu kita mencari sumber tenaga baru yang bisa digunakan untuk kita semua. Dan yang tengah ramai dibicarakan adalah mengenai Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” jelasnya.

Kukuh menjelaskan bahwa populasi pasar otomotif cukup tinggi. Apabila menggunakan energi listrik, dia yakin akan banyak penghematan penggunaan energi fosil.

“Kendaraan listrik potensinya luar biasa, Indonesia punya sumber daya yang terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menghasilkan sumber tenaga listrik,” ungkapnya.

GIIAS 2022 akan menghadirkan informasi dan edukasi tentang kendaraan bermotor berbasis listrik. Bakal ada teknologi dan produk terbaru dari total 25 merek kendaraan penumpang dan komersial.

Produsen mobil tersebut yaitu Audi, BMW, Chery, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, dan dari kendaraan komersial hadir Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks.

Selain kendaraan roda empat, ada lebih dari 100 merek dari industri pendukung juga hadir di GIIAS 2022. Dari industri karoseri, hadir Adiputro, Laksana, dan Tentrem.

Sedangkan dari roda dua adalah Alva, AHM, Benelli, CF Moto, Exotic Bike, Gelis, Keeway, Minerva, Pacific Bike, Segway, Selis, SM Motor, SYM, Wmoto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

giias indika energy Sepeda Motor Listrik sepeda motor
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top