Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Eropa Tambah Pasokan Batu Bara Indonesia, Pelaku Industri Otomotif Ketiban Rezeki

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan bahwa permintaan kendaraan besar untuk pertambangan, khususnya pengangkutan batu bara naik untuk truk.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Juni 2022  |  02:46 WIB
Proses pemuatan batu bara ke tongkang di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg - Dimas Ardian
Proses pemuatan batu bara ke tongkang di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg - Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Boikot pasokan gas yang dilakukan Rusia membuat beberapa negara Eropa menaikkan permintaan batu bara, termasuk ke Indonesia. Pelaku industri otomotif mengaku juga ketiban rejeki.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan bahwa permintaan kendaraan besar untuk pertambangan, khususnya pengangkutan batu bara naik untuk truk.

“Ini karena permintaan membaik. Yang jelas kita mencoba penuhi market Indonesia,” katanya saat dihubungi, Rabu (22/6/2022).

Yohannes menjelaskan bahwa permintaan tersebut memang tidak langsung tinggi. Yang pasti, gejolak di Eropa terasa langsung di Tanah Air.

“Dari sini kita ketiban rezeki terima orderan tambahan. Otomatis kita harus produksi karena kebutuhan akan truk naik,” jelasnya.

Meski begitu, Yohannes mengakui momen tersebut tak akan bertahan lama. Peningkatan penjualan truk pun belum terdata karena baru terjadi

“Saya baru tahu karena ini kejadiannya baru saja dan belum ada ke arah sana [perhitungan persentase kenaikan penjualan],” ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut Jerman dikabarkan mengajukan permintaan batu bara 5 juta sampai 6 juta ton atau separuh dari kebutuhannya ke Indonesia. Austria pun melakukan hal serupa.

Kemarin, Selasa (21/6/2022), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa mendapat permintaan dari negara sahabat agar Indonesia mengekspor batu bara.

“Waktu Januari kita setop [ekspor] batu bara itu. Ada lima perdana menteri telepon ke saya,” katanya pada pidato Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara industri otomotif gaikindo
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top