Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Daihatsu Hingga April 2022 Cetak Market Share 19,5%

Segmen yang menjadi penopang penjualan terbanyak Astra Daihatsu Motor (ADM) berasal dari segmen LCGC dan MPV.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 20 Mei 2022  |  10:29 WIB
Daihatsu meluncurkan All New Xenia di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021.  - ADM
Daihatsu meluncurkan All New Xenia di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021. - ADM

Bisnis.com, JAKARTA- Berakhirnya PPnBM DTP pada April 2022 memberi dampak terhadap pasar otomotif Indonesia. Tercatat hingga April 2022, pasar otomotif nasional catatkan raihan penjualan ritel sekitar 320 ribu unit, atau naik 24% dibandingkan periode yang sama pada 2021 lalu sekitar 257 ribu unit.

Sedangkan secara bulanan, pasar otomotif sedikit mengalami koreksi pada April 2022 menjadi sekitar 81 ribu unit, atau turun sekitar 9% dibandingkan bulan Maret 2022 sekitar 89 ribu unit.

Pada sisi penjualan, Daihatsu tetap mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional dengan raihan penjualan ritel hingga April 2022 sebanyak lebih dari 62 ribu unit, atau naik 41,8% VS YTD April 2021. Pada sisi market share, Daihatsu juga mengalami kenaikan sebesar 2,4% menjadi 19,5% pada YTD April 2022 VS YTD April 2021 sebesar 17,1%, dan menjadi kenaikan market share tertinggi di antara brand lain pada periode ini.

Dalam hal penjualan bulanan, segmen LCGC yang masih didukung oleh Diskon PPnBM DTP LCGC berdampak sangat positif terhadap Daihatsu. Tercatat pada April 2022, penjualan LCGC Daihatsu secara total (Ayla & Sigra) mencapai 5.428 unit, atau naik 13% menjadi dibandingkan Maret 2022 sebanyak 4.811 unit.

Di sisi lain, pasar otomotif masih dibayangi berbagai isu makro seperti ketidakpastian akibat konflik Rusia-Ukraina berakibat pada pasokan material hingga harga energi. Lebih jauh, pasar pun akan merespon langkah The Fed yang juga mempengaruhi laju perekonomian nasional.

Selain itu, masih terdapat gangguan akibat rantai pasok global terganggu seiring penerapan karantina total di China. Hal tersebut akan mempengaruhi kinerja ekspor dan impor nasional. 

Di tengah kondisi dari isu di atas, Daihatsu masih tetap berproduksi dengan normal dengan 2 shift, dan belum menaikkan harga, sehingga saat ini jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan Daihatsu.

“Daihatsu bersyukur dapat tetap mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional hingga April 2022 ini. Semoga pasar otomotif tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, serta pelanggan juga dapat melakukan pembelian mobil Daihatsu di saat yang tepat seperti saat ini,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), dikutip Jumat (20/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top