Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terdongkrak Aktivitas Tambang dan Perkebunan Plus Mudik, Kinerja Penjualan Hino Kinclong

Hino mengempit  pertumbuhan penjualan retail sebesar 47 persen, dari sekitar 4.340 unit pada kuartal I/2021 menjadi 6.362 unit selama tiga bulan pertama tahun ini. .
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  16:18 WIB
Terdongkrak Aktivitas Tambang dan Perkebunan Plus Mudik, Kinerja Penjualan Hino Kinclong
Model berpose didekat truk Hino 500 Series New Generation Ranger saat peluncuran di Jakarta, Kamis (15/1). - Bisnis, Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Selama Januari hingga Mei tahun ini, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) selaku pemain segmen kendaraan niaga mendapat berkah berupa geliat perekonomian yang mulai berjalan terutama aktivitas tambang maupun perkebunan, serta  prosesi mudik. 

Dengan begitu, Hino optimistis penjualan sepanjang 2022 akan meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Chief Operating Officer PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo.

Santiko mengatakan prospek penjualan Hino sepanjang 2022 akan cerah, asalkan pandemi Covid -19 bisa diatasi terlebih dengan adanya lockdown di Shanghai, China. Sebab, aktivitas perdagangan komoditas antar Indonesia dan China itulah yang mempengaruhi tingkat penjualan kendaraan niaga. 

"Semoga lockdown di Shanghai tidak berpengaruh, persoalannya Shanghai merupakan pelabuhan besar. Dan juga dengan perang antara Rusia dan Ukraina juga mempengaruhi perekonomian seperti harga energi hingga material," ujar Santiko kepada Bisnis pada Kamis (12/5/2022).

Meski demikian, Santiko mengungkapkan sepanjang kuartal I/2022 masih cukup cerah. Hino mengempit  pertumbuhan penjualan retail sebesar 47 persen, dari sekitar 4.340 unit pada kuartal I/2021 menjadi 6.362 unit selama tiga bulan pertama tahun ini. .

"Kalau lihat tiga bulan pertama ini Hino tumbuhnya cukup bagus, market kami tumbuh 30 persen dibandingkan tahun 2021 dan industri [otomotif] tumbuh 65 persen. Jadi kalau dilihat di semester I ini pertumbuhan akan naik, diasumsikan tanpa ada masalah apa -apa," tambah Santiko

Sebelumnya Hino telah memprediksikan dari akhir  2021 tren pertumbuhan kendaraan niaga akan berlanjut. Selain terdongkrak komoditas, penjualan kendaraan niaga juga terungkit berkat mudik Lebaran 2022. 

Hino yang mempunyai produk bus juga menikmati pertumbuhan penjualan berkat sentimen mudik tahun ini. Walaupun tidak menyebut angka pasti, terjadi kenaikan penjualan produk bus buatan Hino.

"Memang pertumbuhan saat ini masih belum sebagus kinerja truk, namun dengan peraturan pemerintah yang memperbolehkan mudik pada tahun ini, secara langsung meningkatkan kinerja bus milik Hino," ungkap Santiko. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top