Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Tips Cegah Ngantuk saat Perjalanan Mudik Lebaran 2022

Berencana pulang kampung naik mobil pribadi? Ini 5 tips cegah rasa ngantuk saat perjalanan mudik Lebaran 2022.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 25 April 2022  |  14:27 WIB
Ilustrasi pengemudi mobil merasa kantuk saat di perjalanan - Freepik
Ilustrasi pengemudi mobil merasa kantuk saat di perjalanan - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – Mudik Lebaran dengan menggunakan kendaraan pribadi masih menjadi moda transportasi favorit para pemudik jelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. Selain dapat menekan budget perjalanan, pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi cenderung lebih nyaman dan fleksibel.

Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran dengan menggunakan kendaraan pribadi, ada banyak hal yang harus dipersiapkan.

ak hanya harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, calon pemudik juga harus memperhatikan kesiapan daya tahan tubuh. Terutama bagi Anda yang hendak mengemudikan mobil selama berjam-jam ke kampung halaman.

Salah satu problematika menahun para pengemudi saat melakukan perjalanan mudik lebaran adalah rasa kantuk. Apalagi, jika Anda tidak terbiasa mengemudi dan melakukan perjalanan jauh. Mengantuk saat berkendara bukan hanya membahayakan Anda dan keluarga, tetapi pengemudi lain di jalanan.

Berikut 5 tips yang dapat Anda coba agar terhindar dari rasa ngantuk saat berkendara selama mudik Lebaran 2022.

1. Tidur Cukup

Hal pertama dan yang penting untuk diperhatikan adalah, memastikan tubuh Anda sudah mendapatkan waktu tidur yang cukup sesaat sebelum berkendara. Cobalah untuk mendapatkan jumlah tidur yang sehat.

National Sleep Association menyarankan tidur siang sebelum mengemudi dapat memberikan banyak manfaat bagi kondisi mental Anda selama mengemudi. Bahkan dari hasil riset AAA Foundation for Traffic Safety menjelaskan bahwa, resiko bekendara saat mengantuk sama besarnya seperti mengemudi dalam keadaan mabuk. Karena hal tersebut, Anda perlu memperhatikan kecukupan waktu tidur Anda sebelum melakukan perjalanan.

2. Nyalakan Musik

Beberapa musik favorit Anda dapat membantu Anda fokus dan tetap waspada. Putar beberapa lagu yang Anda tahu sehingga Anda bisa bernyanyi bersama dan merangsang fokus otak Anda. Anda dapat memutar lagu yang cukup enerjik untuk menjaga Anda tetap terhindar dari rasa kantuk.

Baik itu musik dangdut, blues, country, pop rock, atau metal, untuk menemani perjalanan Anda. Musik dipercaya akan mempengaruhi tingkat kewaspadaan, yang dapat membantu Anda tetap fokus di jalan.

3. Minum Kafein

Kafein merupakan stimulan paling populer untuk menghalau rasa kantuk. Kandungan kafein dapat membuat Anda terhindar dari rasa mengantuk, jadi mengapa tidak mencobanya saat Anda mengemudi?

Satu cangkir kopi dapat membantu mengurangi efek dari kurang tidur, yang dapat membuat Anda mengantuk saat mengemudi sehingga dapat menurunkan risiko kecelakaan karena mengantuk pada perjalanan jauh.

4. Berinteraksi dengan Penumpang Lain

Saat mudik Lebaran, Anda tidak melakukan perjalanan seorang diri bukan? Anda dapat mengajak anak atau mungkin istri untuk berinteraksi dan melakukan obrolan-obrolan ringan untuk mengusir rasa sepi yang dapat menimbulkan kantuk pada diri.

Meskipun anak atau istri Anda tidak dapat menggantikan Anda dalam mengemudi, setidaknya mereka dapat menjadi teman perjalanan yang baik, sekaligus menjadi pengingat agar Anda harus senantiasa berkendara dengan hati-hati dan waspada.

5. Menepi saat Mengantuk

Jika rasa kantuk sudah tak dapat ditahan, tak ada salahnya menepi sejenak untuk sekedar meregangkan badan dan beristirahat sebentar. Mengemudi dalam waktu lama jelas membuat badan pegal dan suntuk.
Istirahat dapat membuat badan Anda terasa kembali lebih segar dan membantu menghindarkan kejadian yang tidak diinginkan selama mudik Lebaran 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran Ramadan idulfitri
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top