Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suzuki Klaim Bakal Luncurkan Sistem Elektrifikasi Paling Terjangkau, Apa Itu?

Suzuki belum memberikan bocoran waktu peluncuran mobil yang menggunakan teknologi elektrifikasi tersebut.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 12 April 2022  |  13:40 WIB
Yulius Purwanto / Suzuki Smart Hybrid Technology
Yulius Purwanto / Suzuki Smart Hybrid Technology

Bisnis.com, JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengembangkan teknologi bernama Suzuki Smart Hybrid. Suzuki Smart Hybrid dihadirkan sebagai solusi tepat dalam mengurangi emisi CO2, meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar, serta memiliki harga yang terjangkau.

Head of 4W Product Development PT SIS Yulius Purwanto mengatakan teknologi hybrid yang dikembangkan oleh Suzuki akan menjadi senjata perseroan di tengah era kendaraan listrik.

“Penerapan Suzuki Smart Hybrid pada kendaraan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Suzuki Smart Hybrid juga merupakan sistem elektrifikasi yang paling terjangkau dari segi harga. Ketiga manfaat inilah yang kami yakini dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini,” kata Yulius belum lama pada Media.

Suzuki belum memberikan bocoran waktu peluncuran mobil yang menggunakan teknologi tersebut. Yulias hanya mengatakan produk hybrid yang dirakit di dalam negeri itu telah siap untuk diluncurkan dalam waktu dekat. 

Adapun Suzuki Smart Hybrid terdiri dari 3 komponen utama yang menunjang kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Starter Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Braking. 

ISG merupakan pengembangan teknologi pertama yang dilakukan Suzuki dalam menciptakan kendaraan yang irit bahan bakar dengan harga terjangkau. Dengan penggunaan komponen ISG dan Lithium-Ion Battery, mobil Suzuki memiliki keuntungan seperti adanya fitur auto-stop, restart yang halus dan senyap setelah auto-stop aktif, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan saat stop and go, serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan. 

Yulius menjelaskan teknologi Suzuki Smart Hybrid akan lebih terasa manfaatnya saat digunakan dalam kemacetan lalu lintas. Seperti kita ketahui, kota-kota besar di Indonesia identik dengan kemacetan.

Dengan demikian kehadiran Suzuki Smart Hybrid terasa tepat guna karena dengan adanya fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG, maka akan memberikan dampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif. 

“Kami melakukan pengembangan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, termasuk kebutuhan akan teknologi ramah lingkungan yang hemat bahan bakar dan harganya terjangkau. Untuk itulah, kami yakin bahwa Suzuki Smart Hybrid bisa menjadi solusi tepat dan pilihan smart bagi masyarakat,” jelas Yulius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif emisi karbon mobil hybrid hybrid
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top