Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fungsi Dashcam di Mobil untuk Apa Saja?

Penggunaan kamera di dasbor atau dash camera (dashcam) ternyata memiliki fungsi penting. Misalnya untuk mencegah penipuan bermodus tabrak lari.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  09:39 WIB
Dashboard Camera (Dashcam) Blackvue Cloud seri SPA98001.  - Mitsubishi Indonesia
Dashboard Camera (Dashcam) Blackvue Cloud seri SPA98001. - Mitsubishi Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Penggunaan kamera di dasbor atau dash camera (dashcam) ternyata memiliki fungsi penting. Misalnya untuk mencegah penipuan bermodus tabrak lari.

Dilansir dari laman resmi Mitsubishi dashcam bukan hanya berfungsi sebagai pemanis di mobil. Dashcam dapat merekam segala aktivitas dan kejadian saat berkendara. Dengan adanya dashcam, pemilik kendaraan bisa menjadikan rekaman dari dashcam ini sebagai alat bukti jika terjadi sesuatu di jalan raya.

Umumnya, dashcam ini diletakkan pada kaca depan mobil dan bertugas merekam segala sesuatu yang terjadi saat mobil sedang melaju di jalan raya.

Namun sebenarnya, ada beberapa tipe dashcam yang tersedia saat ini, mulai dari yang menghadap ke depan, interior mobil, hingga yang punya dua channel yaitu depan dan belakang. Cara kerjanya sama seperti kamera CCTV yang selalu merekam selama masih menyala dan akan tersimpan ke dalam kartu memori.

Khusus di mobil, peranti dashcam ini menggunakan listrik dari colokan lighter yang menghasilkan daya 12V. Selama mesin mobil menyala, dashcam ini akan terus merekam secara otomatis hingga mobil berhenti dan mesin dimatikan.

Dari berbagai jenis serta model dashcam memiliki fungsi yang berbeda. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah dashcam yang berada di depan.

Adapula dashcam dua channel, yang menghadap depan dan belakang. Dashcam jenis ini dapat merekam kejadian baik di depan maupun di belakang mobil secara bersamaan.

Kemudian dashcam interior berfungsi sebagai pemantau kegiatan di dalam kabin. Biasanya digunakan oleh orang yang memakai sopir pribadi.

"Jadi bisa mengetahui kegiatan saat sopir sedang mengemudi, misalnya mengantar anak sekolah, cara mengemudi si sopir, penyalahgunaan mobil, dan lain-lain," seperti dikutip dari laman resmi Mitsubishi, Senin (31/1/2022).

Untuk pemasangan di bagian depan, dashcam sebaiknya ditaruh di belakang kaca spion tengah mobil. Dengan begitu, kamera bisa menangkap semua objek dengan presisi antara sisi kanan dan kiri.

Peletakan yang tepat sangat penting karena pada umumnya perangkat ini mampu mengambil gambar hingga ke sudut selebar 150 derajat. Jangan lupa untuk menyembunyikan kabel chargernya ke bagian dalam dashboard mobil, agar tidak mengganggu pandangan pengemudi.

Selain fungsinya yang dapat menjadi alat bukti atas sebuah insiden atau peristiwa di jalan raya, misalnya terjadi kecelakaan atau musibah, dashcam ini juga bisa membuat Anda terhindar dari pemerasan.

Biasanya saat terjadi kecelakaan tentu akan ada yang saling menyalahkan, dan rekaman dashcam ini bia menjadi bukti Anda ketika harus berhadapan dengan pihak yang berwajib.

Selain itu, jika mobil Anda dilindungi oleh asuransi maka rekaman dari dashcam dapat membantu pihak asuransi menyelidiki penyebab kecelakaan. Dengan rekaman ini akan memperkuat temuan pihak asuransi terkait klaim apakah pemilik mobil berhak mendapat pertanggungan atas insiden yang terjadi atau tidak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kamera tabrakan barang bukti
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top