Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lampu Oli Menyala Ketika Mengemudi, Ini Cara Penangannya

Ketika lampu indikator oli menyala, hal itu menandakan adanya permasalahan pada bagian oli mesin mobil.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 17 Desember 2021  |  14:54 WIB
Layanan THS-Auto2000 Home Service di antaranya adalah ganti oli, engine tune-up, servis berkala 1.000 Km pertama , 5.000 Km, 10.000 Km, 20.000 Km, 40.000 Km dan perbaikan ringan di bawah 2 jam.  - Auto2000
Layanan THS-Auto2000 Home Service di antaranya adalah ganti oli, engine tune-up, servis berkala 1.000 Km pertama , 5.000 Km, 10.000 Km, 20.000 Km, 40.000 Km dan perbaikan ringan di bawah 2 jam. - Auto2000

Bisnis.com, JAKARTA – Mobil mempunyai berbagai instrumen, salah satunya melalui lampu lampu indikator yang sudah disiapkan, seperti lampu indikator oli. Ketika lampu indikator oli menyala, hal itu menandakan adanya permasalahan pada bagian oli mesin mobil.

Dilansir dari Auto2000, lampu indikator yang menyala saat sedang menyetir menandakan tekanan oli mesin mobil mengalami penurunan yang drastis. Mesin mobil membutuhkan pasokan oli yang cukup untuk melunasi semua bagian mesin.

Saat lampu indikator oli menyala, berarti pemilik kendaraan harus segera menambah oli mesin. Mobil tidak boleh berjalan lama dalam kondisi tekanan oli yang sedikit, karena hal tersebut dapat merusak bagian mesin secara signifikan.

Berikut adalah hal yang harus dilakukan  saat lampu indikator oli mobil menyala saat sedang mengemudi:

  1. Menepi dan Matikan Mesin

Saat lampu indikator menyala, segera menepikan mobil ke sisi jalan dan langsung matikan mesin. Jika mobil dipaksa terus berjalan, bagian-bagian mesin yang tidak terlumasi oli akan mengalami kerusakan parah.

  1. Periksa Level Oli

Setelah mesin dimatikan, segera periksa level oli menggunakan dipstick. Melihat volume oli yang ada di mesin dengan melihat indikator pada dipstick. Lampu indikator oli menyala saat kondisi oli berada di level rendah dan pengemudi harus segera menambahkan volume oli tersebut.

  1. Cari Gejala Kebocoran

Indikator oli yang menyala bisa jadi diakibatkan level oli yang menurun drastis akibat kebocoran internal. Untuk memeriksa potensi kebocoran, lihat ke bagian bawah mobil, jika ada oli yang menetes dari bawah mesin, kemungkinan gasket telah robek atau filter oli tidak terpasang rapat pada mobil.

  1. Tambahkan Oli

Lampu indikator oli mungkin menyala karena jumlah oli di dalam sistem tidak cukup untuk mempertahankan tekanan yang memadai. Cobalah untuk mengisi oli mesin hingga mencapai indikator "full" pada dipstick. Setelah itu, nyalakan mesin dan cek lampu indikator oli.

  1. Jangan Lanjut Menyetir Saat Indikator Oli Kembali Menyala

Jika lampu indikator mobil masih menyala meskipun sudah ditambahkan oli, bisa jadi penyebabnya ada pada tekanan oli. Tekanan oli dihasilkan oleh pompa oli yang mendorong oli menuju mesin. Jika pompa ini tidak berfungsi, mesin tidak akan terlumasi dengan baik dan akan rusak parah jika terus dikendarai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

auto2000 tips otomotif
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top