Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wika Industri Manufaktur Mulai Ekspor Gesits ke Senegal

PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) berhasil melakukan ekspor perdana 1 kontainer sepeda motor listrik Gesits ke Senegal.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 17 Oktober 2021  |  12:14 WIB
Wika Industri Manufaktur Mulai Ekspor Gesits ke Senegal
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits', di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) berhasil melakukan ekspor perdana 1 kontainer sepeda motor listrik Gesits ke Senegal.

Duta Besar Indonesia untuk Senegal Dindin Wahyudin mengatakan bahwa ekspor Gesits ke Senegal akan membuka pasar sepeda motor listrik buatan dalam negeri ke negara-negara di sekitarnya.

Alasannya, Senegal merupakan negara yang relatif paling stabil secara politik di kawasan, dan merupakan pintu masuk atau hub bagi negara-negara di sekitarnya.

Direktur Utama WIMA M. Samyarto menyampaikan bahwa ekspor sepeda motor listrik Gesits kali ini merupakan yang pertama dilakukan oleh perusahaan, setelah melakukan peluncuran secara resmi di Senegal oleh Duta Besar Dindin.

“Pelaksanaan ekspor perdana sepeda motor listrik Gesits ini adalah bukti nyata bahwa kualitas produk yang lahir dari anak bangsa Indonesia, tidak hanya dapat digunakan di Indonesia saja, namun mampu bersaing di pasar global. Hal ini juga membuktikan bahwa Gesits adalah produk yang unggul dan berkualitas dikelasnya,” ujar Samyarto dalam siaran pers, Minggu (17/10/2021).

Samyarto menuturkan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, seperti Kementrian Luar Negeri Indonesia, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Senegal yang turut mempromosikan Gesits di kawasan Afrika Barat.

Momentum kedatangan sepeda motor listrik Gesits nantinya akan dimanfaatkan KBRI Senegal pada acara pameran dagang terbesar di negara tersebut di awal Desember 2021.

Pameran Dagang tersebut tidak hanya akan dihadiri oleh masyarakat Senegal, tetapi juga diikuti oleh pembeli potensial dari negara-negara lain, khususnya dari wilayah Afrika Barat.

Seperti diketahui, sepeda motor Gesits telah mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dari Kementerian Perhubungan, sehingga layak untuk digunakan masyarakat umum dan dapat diterbitkan STNK/BPKB layaknya sepeda motor konvensional saat ini.

Mengombinasikan keamanan, performa, dan efisiensi, motor ramah lingkungan itu memiliki biaya operasional yang lebih efisien hingga 70 persen dari motor konvensional.

Gesits sendiri memiliki 162 komponen dengan 85 persen komponennya diproduksi di dalam negeri yang dipasok oleh 24 perusahaan, dan lima di antaranya adalah BUMN. Adapun Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Gesits saat ini sebesar 46,73 persen.

Gesits dilengkapi dengan motor listrik dengan tenaga puncak 5 kilowatt (kW) dan menggunakan baterai lithium NCM berkapasitas 1.44 kWh untuk 1 baterai. Sepeda motor Gesits dapat menggunakan dua baterai, sehingga bisa berjalan hingga 100 kilometer per satu kali pengisian daya. 

Waktu pengisian dayanya sendiri antara 3 hingga 4 jam, dengan 30 min pertama dapat menempuh jarak 10 kilometer.

Gesits memiliki fitur double disk brake, transmisi pulley, suspensi belakang monoshock, LED daytime running lights, HID projector headlamps. Selain itu, Gesits juga dilengkapi dengan digital dashboard yang dapat terkoneksi dengan ponsel pengendara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gesits Sepeda Motor Listrik
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top