Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Mobil Agustus 2021 Meroket 123,5 Persen, Berkat Efek PPnBM?

Berdasarkan riset Bank Mandiri, peningkatan penjualan tersebut merupakan pent-up demand akibat penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada periode Juli.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 22 September 2021  |  13:30 WIB
Display penjualan mobil baru di salah satu dealer Honda di Jakarta, Selasa (28/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Display penjualan mobil baru di salah satu dealer Honda di Jakarta, Selasa (28/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan mobil pada periode Agustus tercatat kembali mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Gaikindo mencatat penjualan mobil wholesale (yaitu penjualan dari pabrik ke dealer) pada Agustus 2021 tumbuh 25 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dengan penjualan sebanyak 83.319 unit.

Sementara secara tahunan, penjualan mobil pada Agustus 2021 tercatat tumbuh signifikan, sebesar 123,5 persen (year-on-year/yoy), dibandingkan dengan kontraksi -58,8 persen yoy pada Agustus 2020.

Berdasarkan riset Bank Mandiri, peningkatan penjualan tersebut merupakan pent-up demand akibat penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada periode Juli.

“Selain itu, kami melihat peningkatan penjualan ini sebagai kesempatan terakhir memanfaatkan diskon PPnBM kendaraan bermotor yang seharusnya berakhir pada Agustus 2021,” tulis riset tersebut, Rabu (22/9/2021).

Jika dilihat berdasarkan kategorinya, penjualan mobil penumpang tumbuh 24 persen mtm dengan penjualan sebanyak 64.062 unit dan penjualan mobil niaga tumbuh 28,7 persen mtm dengan penjualan sebanyak 19.257 unit.

Sementara secara tahunan penjualan mobil penumpang tercatat tumbuh 118,2 persen yoy dan penjualan mobil niaga tumbuh sebesar 143,1 persen yoy.

Bank Mandiri mencatat, penjualan mobil penumpang yang mendapatkan diskon PPnBM pada periode Maret hingga Agustus 2021 tumbuh sebesar 210,9 persen.

Sebagai perbandingan, mobil yang yang tidak mendapatkan diskon PPnBM hanya tumbuh sebesar 126,3 persen.

Lebih lanjut, kontribusi pertumbuhan mobil yang mendapatkan diskon PPnBM dari segmen mobil berkapasitas mesin <1.500 cc mencapai 184,8 persen, sedangkan, kontribusi pertumbuhan dari segmen 1.500 – 2.500 cc sebesar 26,2 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri gaikindo penjualan mobil PPnBM
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top