Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Otomotif : Pengendara Motor Wajib Tahu Soal Blindspot

Blind spot kerap menjadi penyebab kecelakaan sepeda motor. Berikut tips untuk mengantisipasinya.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  19:19 WIB
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5 - 2020). BISNIS.COM
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5 - 2020). BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA — Berkendara dengan sepeda motor menjadi satu pilihan untuk melibas kemacetan jalan di kota besar, seperti DKI Jakarta.

Bermodal dimensi yang jauh lebih kecil dari mobil, sepeda motor mampu bergerak lincah dan mudah menyalip kendaraan lain. Namun, ukuran tersebut ternyata menjadi satu hal yang perlu diwaspadai pengendara roda dua. 

Motor kerap kali tidak terlihat pada area tertentu mobil atau kendaraan lebih besa lain seperti truk. Hal itu karena mobil hingga truk memiliki satu area buta atau blind spot. 

Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky mengatakan pengendara sepeda motor harus memahami hal tersebut untuk menekan potensi celaka. 

“Sehingga, tanpa sadar pengendara sepeda motor berada pada posisi blind spot yang berpotensi terlibat dalam kecelakaan ketika berkendara,” ujar Lucky dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu (9/6/2021).

Secara singkat, blind spot merupakan “titik buta” kendaraan yang tidak bisa dijangkau oleh mata pengendara dan spion standar kendaraan. Untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan akibat “titik buta” tersebut, berikut tips untuk mengantisipasinya:

1. Pahami dan ketahui area blind spot kendaraan kita dan juga kendaraan lain dengan mengikuti pelatihan safety riding agar mampu memprediksi bahaya apa saja yang dapat terjadi ketika berkendara.

2. Pastikan area blind spot secara visual dengan melihat ke kanan atau ke kiri sebelum berubah arah atau lajur kendaraan. Alternatif lainnya, dapat memasang spion tambahan untuk meminimalkan area blind spot.

3. Fokus mata dan pendengaran saat berkendara untuk memaksimalkan kewaspadaan kita terhadap lalu lintas jalan. Hindari mendengarkan musik dengan headset saat berkendara, serta hindari penggunaan knalpot tidak standar karena berpotensi menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara.

4. Selalu memposisikan kendaraan di area luar blind spot kendaraan lain agar terlihat.

5. Bunyikan klakson atau lampu untuk melakukan konfirmasi kepada pengguna jalan lain bahwa apabila kita berada pada area blind spot dan segera keluar dari area tersebut.

6. Menggunakan perlengkapan berkendara yang terlihat, sehingga tidak mudah terabaikan oleh kendaraan lain.

7. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan lain saat berkendara.

Lucky mengatakan bahwa semakin besar suatu kendaraan, maka titik buta saat berkendara akan semakin luas.

"Selain memahami posisi blindspot suatu kendaraan, pengendara juga harus menerapkan cari aman dalam berkendara sehingga meminimalisir resiko kecelakaan,” kata Lucky.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor tips otomotif
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top