Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Sepeda Motor Filipina Ngebut, Siap jadi Pusat Manufaktur Asia

Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina sudah diekspansi sejumlah pabrikan motor besar untuk mendirikan fasilitas manufaktur, seperti Honda, Yamaha, hingga KTM.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  13:48 WIB
Suasana di salah satu pabrik perakitan motor di Jakarta, Rabu (1/8/2018). Bisnis - Abdullah Azzam
Suasana di salah satu pabrik perakitan motor di Jakarta, Rabu (1/8/2018). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Industri manufaktur sepeda motor di Asia secara konsisten mengalami peningkatan yang cukup signifikan, khususnya Asia Tenggara. Filipina menjadi satu negara dengan perkembangan yang sangat pesat. 

Sebagian besar produsen sepeda motor telah mengalihdayakan perakitan kendaraan mereka ke negera berkembang sebagai bentuk strategi produksi di negara tersebut. Selain memangkas biaya produksi, strategi ini juga bisa menjadi cara bagi pabrikan untuk memperluas pasar bagi model-model sepeda motor garapan mereka.

Asia Tenggara sendiri merupakan pusat industri terbesar di dunia. Hampir semua produsen sepeda motor utama telah mendirikan pabrik di sini. Beberapa negara sudah menjadi dapur bagi pabrikan sepeda motor untuk merakit sekaligus bereksperimen dengan model-model terbaru mereka, sebut saja Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Mengutip Tempo, Rabu (2/6/2021), dalam beberapa tahun terakhir, Filipina menjadi negara yang memiliki perkembangan pesat dalam industri manufaktur sepeda motor. Bahkan negara berjuluk Negeri Lumbung Padi ini disebut sebagai pusat manufaktur sepeda motor di Asia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina sudah diekspansi sejumlah pabrikan motor besar untuk mendirikan fasilitas manufaktur, seperti Honda, Yamaha, hingga KTM.

Kehadiran raksasa otomotif roda dua ini telah memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Pendapatan diperoleh tidak hanya dari penjualan lokal, tetapi juga aktivitas ekspor.

Sebagai contoh, Honda telah memproduksi sepeda motor bermesin kecil di Filipina dan menjualnya di pasar lokal. Bahkan Honda Filipina akan mengekspor sepeda motor produksi lokal tersebut ke pasar global.

Langkah serupa juga dilakukan kompetitor Honda, yakni Yamaha. Pabrikan berlogo garpu tala ini belum lama telah meresmikan fasilitas manufaktur baru mereka di Batangas, sebuah kota di bagian selatan Luzon, Filipina. Di pabrik ini, produsen motor ternama itu memproduksi Yamaha NMAX 155 secara lokal.

Pertumbuhan industri manufaktur sepeda motor Filipina semakin meningkat dengan ekspansi agresif dari KTM. Sejak 2017, perusahaan Austria ini telah memproduksi sepeda motor model KTM 200, 250, dan 390 di pabrik mereka yang terletak di Santa Rosa, Laguna.

Bahkan sejak awal 2021, KTM telah meningkatkan fasilitas produksinya untuk bisa membuat jajaran model KTM 790. Hal ini membuat KTM 790 Duke, 790 Duke Adventure, dan 790 Adventure R menjadi motor bermesin besar yang diproduksi di Filipina.

Ekspansi yang dilakukan pabrikan besar sepeda motor tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan industri manufaktur di Filipina, yakni mencapai 22 persen per Januari 2021.

Saat ini permintaan motor berkapasitas mesin kecil dan dengan harga terjangkau terus meningkat. Maka tidak heran, dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat pabrikan sepeda motor lainnya yang akan mendirikan fasilitas manufakturnya di negara ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur otomotif sepeda motor

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top