Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Era Mobil Listrik, CEO Baru Honda Beberkan Strategi

Honda memiliki rencana untuk menjual 100 persen kendaraan listrik di pasar utama, seperti AS dan China pada 2040.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 25 April 2021  |  12:33 WIB
Mobil listrik prototipe Honda yang memiliki tampilan SUV.  - Honda
Mobil listrik prototipe Honda yang memiliki tampilan SUV. - Honda

Bisnis.com, JAKARTA — Honda telah menetapkan rencana untuk meningkatkan jajaran model kendaraan listrik (EV) dan kendaraan listrik sel bahan bakar (FCV) di pasar utama elektrifikasi, seperti Amerika Serikat dan Cina. 

Mengutip Paultan.org, Minggu (25/4/2021), pada 2030, pabrikan otomotif Jepang ini berharap jajran model EV dan FCV berkontribusi sebanyak 40 persen di pasar utama. Kemudian naik menjadi 80 persen lima tahun setelahnya dan menjadi 100 persen pada 2040. 

Niat ini diumumkan olehCEO Honda Toshihiro Mibe dalam konferensi pers perdananya, Jumat (23/4/2021). Mibe ditunjuk mengisis posisi tersebut pada bulan Februari, sebelumnya menyatakan bahwa pembuat mobil akan mengalami transformasi besar dengan kecepatan tinggi.

Dia menjabarkan untuk pasa AS, Honda akan mengenalkan dua model EV pada 2024, satu di bawah bendera Honda, dan yang lainnya Acura. Model ini dikembangkan bersama dengan General Motors dan akan menggunakan baterai ultium dari produsen mobil Amerika.

Mulai paruh kedua dekade ini, perusahaan akan meluncurkan serangkaian model EV baru di AS, yang akan didukung oleh platform e: Architecture global modular EV baru, yang diharapkan dapat digunakan dalam berbagai gaya bodi, mulai dari crossover hingga sedan. Setelah debut mereka di sana, ini kemudian akan diperkenalkan ke pasar lain di seluruh dunia.

Di Cina, pabrikan mobil itu akan memperkenalkan 10 model EV merek Honda dalam lima tahun. Pertama dari 10 model akan menjadi versi produksi seri dari prototipe SUV e: yang diluncurkan di Auto Shanghai awal pekan ini. Model serba listrik ini dijadwalkan mulai dijual pada musim semi 2022.

Di Jepang, tingkat penetrasi EV dan FCV ditetapkan sedikit lebih rendah daripada AS dan China, yaitu 20 persen pada tahun 2030, tetapi skala penerapan untuk tahun 2035 dan 2040 mengikuti pasar global, yakni 80 persen dan 100 persen.

Selain itu, dengan bantuan teknologi hybrid, Honda berencana untuk mengaliri lisrtrik kepada 100 persen penjualan di Jepang pada 2030.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik otomotif honda
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top