Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Diskon PPnBM 2.500 cc, Pilih Toyota Innova Baru atau Bekas?

Harga mobil Toyota Innova baru diperkirakan akan turun hingga kisaran Rp28 juta bulan depan seiring penerapan diskon PPnBM.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  15:50 WIB
Toyota Innova.  - TAM
Toyota Innova. - TAM

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah resmi memberikan diskon bagi mobil berkapasitas silinder 1.051 cc hingga 2.500 cc. Dalam program insentif ini, Toyota Innova diperkirakan masuk daftar, sehingga harga mobil barunya akan turun. 
 
Ada dua skema pengurangan PPnBM untuk mobil berpenggerak 4x2 dan 4x4. Skema pertama untuk kendaraan 4x2 adalah diskon PPnBM sebesar 50 persen. Tarif PPnBm yang semula 20 persen akan menjadi 10 persen untuk tahap I (April-Agustus 2021). Adapun pada tahap II (September-Desember 2021), PPnBm jenis mobil ini menjadi 15 persen.
 
Sementara itu, skema bagi kendaraan berpenggerak 4x4 adalah diskon sebesar 25 persen. Segmen mobil yang sedianya memiliki tarif PPnBM 40 persen akan menjadi 30 persen untuk tahap I dan 35 persen tahap II.

Baca Juga : PPnBM Fortuner-Innova Diskon 50 Persen, Harga Turun Puluhan Juta 

Untuk menerima insentif itu adalah mobil yang diproduksi di Indonesia dan memiliki syarat pembelian komponen lokal sebesar 60 persen. Toyota Innova tercatat telah memiliki kandungan lokal lebih dari 75 persen, sehingga berhak menerima insentif PPnBM.
 
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan sasaran kebijakan tersebut bertujuan mendorong peningkatan penjualan kendaraan bermotor. 

Pada pekan pertama bulan Maret, program PPnBM  menghasilkan peningkatan jumlah pemesanan hingga 140 persen bagi tipe kendaraan yang ditetapkan untuk mendapatkan PPnBM DTP tahun anggaran 2021.
 
“Dari evaluasi, dapat dilihat bahwa program relaksasi PPnBM efektif untuk meningkatkan purchasing power dari masyarakat. Hal ini juga berdampak positif karena dapat men-jumpstart perekonomian. Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan memiliki multiplier effect bagi sektor industri lainnya,” kata Agus.
 
Adapun, cara menghitung PPnBM adalah dengan mengalikan tarif PPnBM dengan dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor (DP PKB). Besaran tarif DP PKB diambil dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dikali koefisien bobot sesuai Permendagri Nomor 8/2020.

Berdasarkan perkiraan hitungan jika pajak PPnBM dipotong 50 persen dan 25 persen untuk penggerak 4x2 tahap I, hasilnya Innova bisa turun puluhan juta rupiah. Sebagai catatan, harga ini masih perkiraan untuk memudahkan penghitungan konsumen.
 
Berdasarkan skema di atas, tarif PPnBm Innova yang semula 20 persen akan turun menjadi 10 persen. DP PKB Innova 2.0 M/T G bensin 2021 (OTR Jakarta), misalnya, mencapai Rp268,8 juta, maka PPnbM mobil ini mencapai Rp28,14 juta. Artinya, harga mobil ini, yang semula Rp328,4 juta (situs resmi dealer Auto2000) turun menjadi Rp300,26 juta.
 
Sementara itu, mengutip daftar mobil bekas di bursa mobil seken WTC Mangga Dua, Toyota Innova M/T G tahun 2018 dibanderol Rp235 juta. Sementara itu, untuk Innova transmisi otomatis dengan tahun produksi yang sama dijual Rp240 juta. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil toyota PPnBM mobil bekas Toyota Innova
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top