Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terkenal Tapi Sering Dilupakan, Apa Sebetulnya Fungsi Oli Mesin?

Supaya tidak hanya mengenal namanya saja, berikut penjelasan fungsi dari oli mesin.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  12:04 WIB
Pelumas.  - Perdippi
Pelumas. - Perdippi

Bisnis.com, JAKARTA — Oli mesin menjadi salah satu komponen mobil yang paling sering diiklankan di berbagai platform media.
 
Namun, tingginya popularitasnya tidak serta-merta membuat banyak orang memahami fungsi penting dari minyak pelumas mesin tersebut. Nyatanya sering kali orang menyepelekan mengganti oli mesin secara rutin. 
 
Supaya tidak hanya mengenal namanya saja, berikut penjelasan fungsi dari oli mesin, dikutip dari Auto2000, Jumat (5/3/2021).
 
1. Mengurangi Gesekan
Fungsi oli mesin yang pertama adalah mengurangi gesekan. Oli bisa melumasi berbagai komponen mesin dengan sempurna untuk membuat gesekan yang terjadi lebih aman.
Kedua komponen tersebut bekerja dengan cara saling bergesekan. Untuk itu, dibutuhkan bantuan oli agar tidak cepat aus dan rusak. Apabila proses pelumasan komponen mesin mobil tidak berjalan dengan baik, maka bisa terjadi kerusakan.

2. Pendingin
Komponen yang bekerja saling bergesekan menimbulkan panas. Dengan keberadaan oli mesin, maka panas yang timbul dapat diturunkan.
Oli mendinginkan komponen mesin dengan cara bersirkulasi melalui setiap bagian dan menyerap panas untuk dikeluarkan dari mesin. Demi menghindari panas berlebih, oli mesin hadir sebagai pendingin.

3. Mencegah Karat
Gesekan yang sering terjadi beserta panas akan membuat komponen mobil lebih cepat berkarat atau korosi jika tidak mendapatkan pelumasan oli sempurna. Karat juga dapat muncul karena permukaan komponen dari logam terkena air dan udara.
Apabila proses pelumasan maksimal, maka permukaan komponen mobil yang terbuat dari logam dapat tetap terjaga dari karat atau korosi.

4. Peredam
Ada beberapa komponen mesin yang selalu mengalami gaya tekan cukup besar, seperti ball bearing, roda gigi, dan roda bearing. Tekanan yang diterima komponen tersebut termasuk sering dan mampu menciptakan kerusakan dan keausan. Akan tetapi, berkat kehadiran oli, tekanan bakal disebarkan dan getaran menjadi terserap secara otomatis.
 
5. Penyekat
Di antara silinder dengan piston diperlukan sifat kedap udara untuk mencegah kebocoran di bagian atas dan bawah piston. Meski sudah ada ring piston, tetap dibutuhkan penyekat dari oli mesin agar masalah kehilangan tenaga akibat kebocoran kompresi dapat dikurangi.
 
6. Pembersih
Oli yang melumasi berbagai macam komponen mesin juga berfungsi sebagai pembersih. Sirkulasi oli membersihkan saluran-saluran agar tidak akan tersumbat oleh butiran logam atau kotoran lainnya yang sudah terlanjur masuk ke dalam mesin. Jadi, tidak ada kotoran yang terus menerus mengendap di dalam mesin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil tips mobil
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top