Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Digitalisasi dan Kolaborasi Kunci Kebangkitan Pasar Mobil Bekas 2021

Digitalisasi dinilai masih akan mendisrupsi pasar mobil bekas, seiring dengan pergeseran perilaku pelanggan yang mulai beralih melakukan aktivitas secara daring atau digital dibandingkan dengan luring.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 27 Februari 2021  |  14:13 WIB
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh OLX Autos bertajuk Used Car Industry Shift Behaviour, sebesar 51 persen pembeli percaya perekonomian Indonesia akan berangsur normal.  - OLX
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh OLX Autos bertajuk Used Car Industry Shift Behaviour, sebesar 51 persen pembeli percaya perekonomian Indonesia akan berangsur normal. - OLX

Bisnis.com, JAKARTA - Digitalisasi dinilai masih akan mendisrupsi pasar mobil bekas, seiring dengan pergeseran perilaku pelanggan yang mulai beralih melakukan aktivitas secara online atau digital dibandingkan dengan offline.

Oleh karena itu, diperlukan inovasi bisnis untuk mengakomodasi kebutuhan itu, sehingga diharapkan bisa mendorong proses pemulihan industri mobil bekas. Ini termasuk dengan adanya kehadiran marketplace yang fokus pada bisnis otomotif.

“Munculnya marketplace spesialis otomotif membentuk pemain di industri mobil bekas tidak hanya menjadi lebih terorganisir, tetapi juga terekspos secara online, seiring dengan perubahan perilaku masyarakat akibat adanya digitalisasi," ujar Johnny Widodo, CEO OLX Group Indonesia dalam webinar, baru-baru ini.

Johnny menilai bahwa masa depan industri dipengaruhi oleh munculnya berbagai platform dengan model bisnis yang berbeda. Oleh karena itu, kolaborasi antarpendukung ekosistem mobil bekas diperlukan agar industri mobil bekas dapat memaksimalkan potensinya.

Terbaru, OLX Autos bekerja sama dengan Tokopedia untuk memberdayakan ekosistem melalui akses ke layanan perusahaan yang dapat dipesan oleh pengguna Tokopedia dengan nyaman. Inovasi layanan ini diharapkan mampu memupuk optimisme pembeli dan dealer tentang industri mobil bekas.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh OLX Autos bertajuk Used Car Industry Shift Behaviour, sebesar 51 persen pembeli percaya perekonomian Indonesia akan berangsur normal.

Sementara itu, dealer meyakini pertumbuhan industri mobil bekas akan bergantung pada pengembangan vaksin Covid-19 (56 persen), kemudahan akses pembiayaan mobil (52 persen), aktivitas normal dalam bisnis dan pendidikan (50 persen), stimulus pemerintah (39 persen) dan pengurangan pembatasan yang ada oleh pemerintah (32 persen).

Johnny mengatakan sinergi antarpihak yang berpengaruh dalam industri mobil bekas juga berkontribusi dalam mendorong pemulihan. Optimisme tersebut juga didukung oleh 5 kebijakan Bank Indonesia yang bertujuan membantu industri mobil bekas.

Kebijakan itu adalah membuka sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal, peningkatan kredit kepada dunia usaha, stimulus moneter dan makroprudensial, serta ekonomi dan keuangan seperti digitalisasi khususnya untuk sektor usaha kecil dan menengah.

“Kami menyadari bahwa kolaborasi sangat penting dalam perekonomian saat ini, terutama untuk membuka manfaat teknologi, aplikasi, perangkat lunak, guna menghasilkan pelayanan yang lebih inovatif untuk kemajuan ekosistem," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Bekas OLX Autos
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top