Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Volkswagen Setop Produksi Mobil Listrik e-Golf Demi ID.3

e-Golf pertama kali diluncurkan pada 2014 dan diproduksi di Wolfsburg hingga musim panas 2020. Pada 2017, Pabrik Transparan mulai memproduksinya secara paralel untuk memenuhi tingginya permintaan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 26 Desember 2020  |  21:39 WIB
Logo Volkswagen.  - Volkswagen
Logo Volkswagen. - Volkswagen

Bisnis.com, JAKARTA – Produksi mobil listrik Volkswagen e-Golf di Pabrik Transparan Dresden, Jerman, resmi dihentikan. Sebagai gantinya, perusahaan akan berfokus membuat ID.3 yang menjadi mobil listrik terlaris di Eropa pada Oktober 2020.

Dikutip dari laman resmi Volkswagen, Sabtu (26/12/2020), e-Golf pertama kali diluncurkan pada 2014 dan diproduksi di Wolfsburg hingga musim panas 2020. Pada 2017, Pabrik Transparan mulai memproduksinya secara paralel untuk memenuhi tingginya permintaan.

Secara total, 145.561 unit e-Golf meluncur dari dua pabrik tersebut dalam waktu lebih dari tujuh tahun. Diukur dari angka penjualan, e-Golf adalah salah satu mobil elektrik paling populer di Eropa, terutama dengan pelanggan di Norwegia dan Jerman

“Akhir dari e-Golf juga merupakan awal dari persiapan akhir untuk ID.3. Hanya dalam beberapa minggu, kami akan membuka bab berikutnya untuk Pabrik Transparan,” ujar Danny Auerswald, Kepala Pabrik Transparan Dresden.

Auerswald menuturkan setelah Zwickau, Pabrik Transparan Dresden merupakan lokasi kedua di Eropa yang memproduksi kendaraan berdasarkan sistem e-drive modular baru. Oleh sebab itu, perusahaan menitikberatkan pabrik Saxon untuk memperluas model elektrifikasinya.

Dalam menyambut produksi ID.3, area Pabrik Transparan akan diubah sesuai persyaratan platform Modular Electric Drive Kit mulai awal 2021. Platform ini dikembangkan secara khusus untuk kendaraan elektrik dan memanfaatkan mobilitas listrik sebaik mungkin.

Di sisi lain, Volkswagen ID.3 muncul sebagai mobil listrik terlaris di Eropa pada Oktober 2020. Model ini menyalip kinerja penjualan Renault SA dan Tesla Model 3.

Berdasarkan laporan Jato Dynamics, Volkswagen mengirimkan 10.475 unit ID.3 ke konsumen sepanjang Oktober 2020. Jumlah tersebut meninggalkan Tesla Model 3 yang membukukan penjualan 834 unit dan Zoe Renault 700 unit.

Keberhasilan ID.3 di segmen kendaraan listrik Eropa kemungkinan besar terjadi karena harganya yang relatif terjangkau. Sebagai perbandingan, ID.3 untuk model 45-kWh entry level dibanderol 27.500 euro atau setara Rp461 jutaan, sedangkan Tesla Model 3 termurah yang tersedia di Inggris dijual 43.490 euro atau Rp729 jutaan.

Persaingan kendaraan listrik di Benua Biru diprediksi semakin semarak lantaran Volkswagen siap menambah jajaran mobil listrik terbarunya, yakni ID.4. Mobil SUV ini dikabarkan telah masuk jalur produksi sejak Agustus 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil volkswagen
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top