Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biden Menang Pilpres AS, GM Percepat Pengembangan Mobil Listrik

General Motors akan mempercepat peluncuran kendaraan listrik baru ke pasar sekaligus membuat langkah besar dalam pengembangan mobil swakemudi, menyusul kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS yang membawa angin segar bagi kendaraan ramah lingkungan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 08 November 2020  |  14:44 WIB
Chairman and CEO General Motors Mary Barra. GM sedang membangun pabrik seluas 3 juta kaki persegi untuk itu yang terletak berdekatan dengan bekas pabrik perakitan mobil GM dekat Lordstown, Ohio.  - REUTERS
Chairman and CEO General Motors Mary Barra. GM sedang membangun pabrik seluas 3 juta kaki persegi untuk itu yang terletak berdekatan dengan bekas pabrik perakitan mobil GM dekat Lordstown, Ohio. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - General Motors akan mempercepat peluncuran kendaraan listrik baru ke pasar sekaligus membuat langkah besar dalam pengembangan mobil swakemudi, menyusul kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS yang membawa angin segar bagi kendaraan ramah lingkungan.

CEO General Motors Mary Barra mengatakan perusahaan akan mempercepat pengembangan kendaraan listrik baru ke pasar, serta mengumumkan langkah besar ke depan dalam pengembangan mobil swakemudi (self-driving).

Seperti dilansir USA Today yang dikutip Antara, Minggu (8/11/2020), GM juga membuat kemajuan dalam merekrut dan memanggil kembali pekerja di dua fasilitasnya.

GM mengatakan pihaknya telah mulai mempekerjakan lebih dari 1.000 pekerja di pabrik baterai EV baru di dekat bekas pabrik Lordstown Assembly GM Ohio.

Perusahaan juga akan mulai memanggil kembali para pekerjanya ke Pabrik ZERO di Detroit dan Hamtramck mulai awal tahun depan untuk mengubah fasilitas tersebut untuk membangun kendaraan listrik.

GM telah mengatakan akan membawa setidaknya 20 kendaraan listrik baru ke pasar pada 2023. Dua di antaranya telah hadir, yaitu SUV Cadillac Lyriq, yang akan dipasarkan pada 2022, dan pikap GMC Hummer EV, yang akan memasuki pasar akhir tahun depan.

Barra mengatakan GM akan membawa EV ke pasar lebih cepat daripada yang diantisipasi semula, menyinggung kemitraan strategis dan investasi dalam teknologi karena telah memungkinkannya untuk mempercepat pengembangan produk.

Salah satu kemitraan GM adalah dengan LG Chem dalam usaha patungan Ultium Cells LLC.

Usaha tersebut akan memproduksi secara massal sel baterai Ultium untuk kendaraan listrik dan GM sedang membangun pabrik seluas 3 juta kaki persegi untuk itu yang terletak berdekatan dengan bekas pabrik perakitan mobil GM dekat Lordstown, Ohio.

Sementara itu, untuk perkembangan untuk kendaraan swakemudi, GM mengatakan Departemen Kendaraan Bermotor California memberi Cruise LLC lampu hijau untuk menguji kendaraan tanpa pengemudinya di jalanan San Francisco.

Barra mengatakan kepada analis bahwa mendapatkan izin di San Francisco sangat penting bagi kemampuan GM untuk memajukan bisnis mobil otonom.

"Jika Anda berpikir tentang berbagi tumpangan hari ini, peluang untuk memperoleh keuntungan ada di lingkungan perkotaan yang padat," kata Barra. "Jadi, memiliki kesempatan untuk mengujinya ada jalan menuju komersialisasi dan profitabilitas yang lebih cepat."

Biden menjadi presiden terpilih Amerika Serikat ke-46 setelah meraup 284 suara elektoral atau melampaui minimal 270 suara yang dibutuhkan untuk mengamankan kursi kepresidenan. Pada saat yang sama, sang petahana, Donald Trump hanya mengantongi 214 suara elektoral.

Biden membawa angin segar bagi kendaraan listrik seperti terungkap dalam platform rencana kebijakannya, mulai dari insentif konsumen, pembelian langsung, pengembangan infrastruktur, komitmen energi bersih, hingga insentif bagi manufaktur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik general motors Pilpres AS 2020
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top