Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu Penjualan Mobil Bekas, Garasi.id Tawarkan DP Ringan dan Kredit Kilat

Platform penjualan otomotif Garasi.id ingin memanfaatkan momentum kenaikan penjualan mobil bekas dengan menawarkan program uang muka (DP) sebesar 25 persen dengan layanan "Kredit Kilat" melalui salah satu lembaga pembiayaan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 04 November 2020  |  15:35 WIB
Ilustrasi tempat penjualan mobil bekas./Antara - Chairul Rohman
Ilustrasi tempat penjualan mobil bekas./Antara - Chairul Rohman

Bisnis.com, JAKARTA - Platform penjualan otomotif Garasi.id ingin memanfaatkan momentum kenaikan penjualan mobil bekas dengan menawarkan program uang muka (DP) sebesar 25 persen dengan layanan "Kredit Kilat" melalui salah satu lembaga pembiayaan.

Garasi.id mengungkap data penjualan mobil bekas di platform mereka yang naik 135 persen pada periode Mei-September 2020. Hal itu menunjukkan pemulihan market otomotif pada semester kedua tahun ini, setelah terpuruk hingga 80 persen secara keseluruhan pada awal pandemi yaitu Maret-April 2020.

"Bila membeli mobil bekas secara cash masih terasa berat, bisa membeli mobil dengan cara kredit dengan DP (uang muka) 25 persen," kata Marketing Manager Garasi.id Andreas Panji dalam siaran pers yang dikutip Antara, Rabu (4/11/2020).

"Tanggal 15 nanti akan ada campaign di Garasi.id tentang DP ringan 25 persen," katanya melanjutkan.

Garasi sebagai e-commerce anak perusahaan Blibli.com menawarkan inspeksi menyeluruh, bebas banjir, bebas tabrakan, usia mobil muda, kilometer rendah, dengan fitur "Kredit Kilat" bersama BCA Finance.

Melalui layanan "Kredit Kilat", konsumen bisa bisa mengajukan pembiayaan kredit mobil hanya dalam waktu kurang dari 2 menit untuk mengetahui apakah pengajuan kredit telah memenuhi kriteria atau tidak.

Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, mengatakan bahwa penjualan mobil bekas sudah membaik sejak Agustus 2020, yang menjadi sinyal positif menuju perbaikan pasar mobil bekas.

Ia menilai, salah satu faktor kenaikan penjualan mobil bekas selama pandemi adalah dorongan memiliki alat transportasi pribadi demi mencegah penularan Covid-19 saat memakai angkutan umum.

"Permintaan masih ada karena kebutuhan kendaraan pribadi saat pandemi, guna menghindari kontak langsung dengan transportasi publik," kata dia melansir siaran pers Garasi.id.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garasi kredit kendaraan Mobil Bekas
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top