Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dorong Penjualan Honda, Nusantara Borneo Perkuat Pemasaran

Perusahaan menyebutkan sejak Juni 2020 permintaan perlahan mulai membaik.
Muhammad Mutawallie Sya'rawie
Muhammad Mutawallie Sya'rawie - Bisnis.com 10 Oktober 2020  |  01:22 WIB
Honda IOOF.  - HPM
Honda IOOF. - HPM

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Penjualan kendaraan roda empat di Kalimantan Timur perlahan mulai membaik meski belum pulih seperti sebelum pandemi.

General Manager PT Nusantara Borneo Internasional I Dewa Made Wirya Atmaja mengatakan penjualan Honda di tempatnya sempat anjlik 75 persen pada April 2020 lalu.

“Di bulan Juni keadaan sudah mulai membaik, [lalu] terjadi peningkatan [periode] bulan Juli sampai September,” kata Dewa, Jumat (9/10/2020).

Menurutnya meskipun pada Juni 2020 lalu penjualan sudah membaik, namun hingga September lalu pendapatan belum bisa kembali normal seperti sedia kala.

Dewa menyebutkan pihaknya melakukan pembenahan model bisnis untuk meningkatkan penjualan. Terutama melalui digital marketing.

“Saat ini kita harus meniadakan pameran yang biasa kami lakukan, tapi sekarang kita adakan melalui online,” ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan niat membeli, pemegang merek Honda ini memberi pelanggan sejumlah diskon yang menarik..

“Untuk HRV itu ada diskon 3 juta, kalau brio 2 juta itu contohnya,” paparnya

Sementara untuk Oktober 2020 ini, Dewa mengatakan telah membuat beberapa program lagi yaitu Healthy Challenge dan program bunga 0 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

honda balikpapan
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top