Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai Bertumbuh, Penjualan Mobil Listrik Geely Capai 6.609 Unit

Geely Automobile Holding Limited mengumumkan penjualan pada Agustus 2020 mencapai 113.443 unit. Adapun kendaraan listrik menyumbang 6.609 unit.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 September 2020  |  13:11 WIB
Geely Bo Yue.  - Geely
Geely Bo Yue. - Geely

Bisnis.com, JAKARTA – Geely Automobile Holding Limited mengumumkan penjualan pada Agustus 2020 mencapai 113.443 unit. Adapun kendaraan listrik menyumbang 6.609 unit.

Dikutip dari laman resmi perusahaan, Kamis (24/9/2020), jumlah itu termasuk volume penjualan kendaraan merek LYNK & CO, usaha patungan yang 50 persen sahamnya dimiliki oleh Geely.

Realisasi penjualan pada Agustus 2020 diketahui meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan naik sekitar 8 persen dari kinerja penjualan pada Juli.

Dari total volume penjualan Agustus 2020, sebanyak 6.609 unit merupakan kendaraan energi dan listrik baru. Volume ekspor Geely juga naik sekitar 97 persen secara tahunan menjadi 6.322 unit.

Selama Agustus 2020, total volume penjualan Geely di pasar China mencapai 107.121 unit, meningkat sekitar 9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, total kumulatif penjualan Geely di delapan bulan pertama tahun 2020 sebanyak 749.107 unit, turun sekitar 11 persen secara tahunan.

Pada Agustus 2020, total volume penjualan sedan, sport utility vehicle (SUV), dan multipurpose vehicle (MPV) masing-masing mencapai 38.475 unit, 71.565 unit, dan 3.403 unit.

Selama periode yang sama, total volume penjualan kendaraan bermerek LYNK & CO adalah 17.098 unit, naik sekitar 56 persen secara tahunan dan mencapai rekor volume penjualan bulanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Geely Holding
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top